Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC <p align="justify"><strong>Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC) </strong>accepts related writings: Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect. <strong>Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC)</strong> also accepts all writings with various disciplines of science with the terms of the core points remaining in the path and scope of the world of Health Sciences.</p> <p align="justify"><strong>Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC)</strong> is indexed by:<br /><a href="https://scholar.google.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/GS.png" alt="scholar" width="100" height="39" /></a> <a href="https://neliti.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/neliti.png" alt="neliti" width="100" height="39" /></a> <a href="hhttps://garuda.kemdikbud.go.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/garuda.png" alt="garuda" width="100" height="39" /></a> <a href="https://onesearch.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/Onesearch.png" alt="onesearch" width="100" height="39" /></a><a href="https://www.crossref.org" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/crossref.png" alt="crossref" width="100" height="39" /></a></p> <table class="data" width="100%" bgcolor="#f3fff0"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Journal title</td> <td width="80%"><strong>Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia (JIK-MC)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Subject</td> <td width="80%">Health sciences allied such like: Midwifery, medicine, pharmacies, phisiotherapy, surgical medical nursing, Emergency nursing, Mental nursing, Maternity nursing and children, Community nursing, family and elderly Nursing management, ect</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Language</td> <td width="80%">English (preferred), Indonesia</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">ISSN</td> <td width="80%">2964-2434</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frequency</td> <td width="80%">12 issues per year </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>10.70570</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Acreditation</td> <td width="80%">-</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Editor-in-chief</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=rKcgrxkAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener"><strong>Ade Herman Surya Direja</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Publisher</td> <td width="80%">Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Citation Analysis</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=CzH2vu0AAAAJ&amp;hl=en" target="_top">Google Scholar</a></td> </tr> </tbody> </table> en-US adehermansuryadireja@gmail.com (Ade Herman Surya Direja) adehermansuryadireja@gmail.com (Ade Herman Surya Direja) Thu, 06 Nov 2025 19:23:20 +0700 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Penerapan Terapi Asmaul Husna Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Dengan Fraktur https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1674 <p>Nyeri merupakan alasan yang sering didapatkan mengapa seseorang dirawat di rumah sakit, yang merupakan salah satu keluhan yang paling umum. Nyeri merupakan masalah serius yang harus segera direspon dan diintervensi dengan memberikan rasa nyaman, aman dan bahkan membebaskan nyeri tersebut. Sembilan dari sepuluh orang di Amerika yang berusia 18 tahun atau lebih, menderita nyeri minimal sekali sebulan. Berdasarkan studi pendahuluan diketahui bahwa sebagian besar pasien yang dirawat di bangsal bedah mengeluhkan nyeri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan nyeri dengan terapi Asmaul Husna pada pasien fraktur Merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah pasien fraktur sebanyak 2 partisipan yang menjalani rawat inap di Ruang Rawat Inap Bedah RS Nur Hidayah Bantul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Peneliti menerapkan terapi Asmaul Husna kepada kedua partisipan, yaitu dengan memperdengarkan menggunakan MP3 player dengan earphone berupa bacaan Asmaul Husna yang diulang 3 kali dengan volume 5, selama kurang lebih 15 menit dan diberikan 1 kali sehari selama 2 hari berturut-turut. Adapun untuk menilai skala nyeri partisipan, peneliti mempergunakan <em>Numeric Rating Scale</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan mengalami penurunan ambang nyeri. Partisipan pertama dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan) Partisipan kedua dari skala nyeri 5 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan). Bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada kedua pasien fraktur setelah menjalani terapi Asmaul Husna selama 2 hari.</p> Muskhab Eko Riyadi, Rico Wijaya, RR. Viantika Kusumasari, Fitri Dian Kurniati Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1674 Sat, 08 Nov 2025 00:00:00 +0700 Hubungan Parenting dan Peer Attachment Dengan Regulasi Emosi Remaja Pada Santri Usia 15-16 Tahun Di Pondok Putri Hafshawaty https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2010 <p>Remaja menghadapi berbagai tantangan emosional yang kompleks, terutama pada masa transisi menuju kedewasaan. Regulasi emosi yang buruk dapat memicu perilaku menyimpang, menekan atau menghindari emosi, yang berdampak pada munculnya gangguan psikologis seperti kecemasan dan depres. Faktor pola asuh orang tua (parenting) dan kelekatan dengan teman sebaya (peer attachment) memiliki peran penting dalam membentuk kemampuan regulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara parenting dan peer attachment dengan regulasi emosi remaja santri usia 15–16 tahun di Pondok Putri Hafshawaty.Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini di lakukan di di pondok putri hafshawaty dengan jumlah populasi 150 remaja santri, Sampel yang digunakan yaitu sebagian remaja santri sejumlah 109 remaja sesuai dengan syarat inklusi dan diambil dengan cara tekhnik simple random sampling. Instrument penelitian menggunakan Kuesioner PAQ (Parental Authority Questionnaire), IPPA (Inventory of Parent and Peer Attachment), dan CERQ (Cognitive Emotion Regulation Questionnaire). Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank untuk analisis bivariat dan regresi logistik ordinal untuk mencari faktor dominan.Hasil penelitian menunjukan dari 109 responden sebanyak 78 responden (71.6%) Menyatakan bahwa Parenting orang tua mengarah ke kategori demokratis, sebanyak 47 responden (43.1%) menyatakan bahwa Peer Attachment mengarah ke kategori tinggi, sebanyak 71 responden (65.1%) bahwa regulasi emosi remaja mengarah ke kategori Baik. Hasil Uji statistik disimpulkan bahwa Terdapat hubungan Parenting orang tua dengan Regulasi emosi remaja pada remaja santri di pondok putri hafshawaty dengan nilai p value 0,000 &lt;0,05, dan terdapat hubungan Peer Attachment dengan Regulasi emosi remaja dengan nilai p value 0,000 &lt;0,05, Faktor yang paling dominan mempengaruhi Regulasi emosi remaja adalah Parenting orang tua.Pola pengasuhan yang demokratis dan hubungan yang sehat dengan teman sebaya berkontribusi positif terhadap kemampuan remaja dalam mengelola emosinya. Hasil ini menegaskan pentingnya peran keluarga dan lingkungan sosial dalam mendukung perkembangan emosional remaja di lingkungan</p> Kiki Maulina, Nur Hamim, Nafolion Nur Rahmat Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2010 Mon, 24 Nov 2025 00:00:00 +0700 Hubungan Konsumsi Jenis Lemak Dengan Kadar Kolesterol Di Desa Karangbong Kabupaten Probolinggo https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1992 <p>Masalah kolesterol saat ini mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Kolesterol adalah zat lemak berwarna kekuningan yang mirip lilin dan beredar dalam darah, dihasilkan oleh hati. Tingginya kadar kolestrol dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya pola makan seperti konsumsi makan yang mengandung lemak jahat. Tujuan penelitian yaitu mengetahui hubungan konsumsi jenis lemak dengan kadar kolesterol di Desa Karangbong.Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 48 orang dengan jumlah sampel sebanyak 44 orang. Sampel diambil dengan teknik simple randoml sampling. Variabel independen adalah konsumsi jenis lemak, variabel dependen adalah kadar kolestrol. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Form Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (Sq-Ffq) dan lembar observasi kadar kolestrol. Analisis data menggunakan uji chi square.&nbsp; Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Masyarakat di Desa Karangbong banyak mengkonsumsi jenis lemak trans (47,9%). Masyarakat di Desa Karangbong banyak memiliki kadar kolestrol yang sangat tinggi (54,2%). Ada hubungan konsumsi jenis lemak dengan kadar kolesterol di Desa Karangbong dengan nilai (p-value = 0,017&lt; 0,05). Adanya hubungan antara konsumsi jenis lemak dengan kadar kolesterol disebabkan oleh konsumsi jenis lemak trans, mengonsumsi lemak trans yang ditemukan pada makanan olahan akan berdampak pada peningkatan kadar kolesterol. konsumsi lemak trans yang berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah, lemak trans diketahui dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) dan menurunkan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik)</p> Devi Maghfiroh, Achmad Kusyairi, Ainul Yaqin Salam Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1992 Thu, 13 Nov 2025 00:00:00 +0700 Efektivitas Tandem Walking Exercise dan Otago Exercise Terhadap Peningkatan Keseimbangan Pada Lansia Di Desa Bulu Kecamatan Kraksaan https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2008 <p>Penuaan merupakan proses fisiologis alami yang menyebabkan penurunan fungsi berbagai sistem tubuh, terutama sistem muskuloskeletal. Penurunan kekuatan otot dan koordinasi motorik seringkali menyebabkan gangguan keseimbangan pada lansia, yang meningkatkan risiko jatuh dan menurunkan kualitas hidup. Pencegahan jatuh menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kemandirian lansia. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Efektivitas Tandem Walking Exercise dan Otago Exercise terhadap peningkatan keseimbangan pada lansia di Desa Bulu. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimental dengan pendekatan two group pre -test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 responden dan sampel yang diambil sebanyak 46 responden, lansia dipilih dengan tekhik purposive sampling. Dan instrument yang digunakan yaitu lembar Observasi BBS (Berg Balance Scale), kemudian data dikumpulkan melalui proses editing, coding, scoring dan tabulating.&nbsp;Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata peningkatan keseimbangan pada kelompok Tandem pre-test sebesar 31,91 dan post-test 32.78. Pada Kelompok Otago Exercise pre-test sebesar 32.96 dan post-test 44.65. Analisa data yang digunakan uji paired t-test didapatkan p value 0,466 pada kelompok Tandem dan 0,000 pada kelompok Otago Exercise. Latihan Otago lebih efektif dari pada Tandem karena nilai otago lebih signifikan dari pada Tandem. Semakin terstruktur dan variasi suatu latihan keseimbangan, maka semakin besar efektivitasnya dalam meningkatkan stabilitas postural pada lansia. Otago Exercise yang terstruktur dan kompherensif terbukti memberikan peningkatan signifikan karena dapat menstimulasi proprioseptor dan system vestibular</p> Amanda Fitriana, Achmad Kusyairi, Erna Handayani Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2008 Sun, 23 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Terapi Butterfly Hug Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Dan Self Compassion Pada Penderita Hipertensi Di Desa Karangbong Pajarakan https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1990 <p>Penatalaksanaan hipertensi tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga perlu memperhatikan aspek psikologis melalui intervensi nonfarmakologis. Salah satu terapi yang digunakan adalah <em>Butterfly hug</em>, yaitu teknik relaksasi sederhana untuk membantu mengurangi ketegangan emosional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi <em>Butterfly hug</em> terhadap peningkatan kualitas hidup dan <em>self compassion </em>&nbsp;pada penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain <em>pre- eksperimental</em> dengan pendekatan <em>onegroup pretest-posttest</em>. Populasi 104, Sampel berjumlah 47 responden yang teknik purposive sampling. Penelitian ini diberikan terapi <em>butterfly hug.&nbsp; </em>Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengukur kualitas hidup dan <em>Self compassion&nbsp; Scale </em>(SCS) untuk mengukur tingkat<em> self compassion </em>. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan bantuan SPSS dengan <em>Uji Wilcoxon Signed Rank Test. </em>Hasil penelitian didapatkan kualitas hidup sebelum intevensi, mayoritas kategori buruk sebanyak 39 (83,0%). Setelah diberikan terapi <em>Butterfly hug</em>, sebanyak 25 (53,2%) dan baik 22 (46,8%). <em>Self compassion </em>&nbsp;<em>pretest</em> mayoritas kategori rendah (63,8%), post test diberikan intervensi <em>Butterfly hug </em>menjadi tinggi (55,3%). Hasil <em>Uji Wilcoxon</em> <em>Signed Rank Test </em>menunjukkan ada pengaruh terapi <em>Butterfly hug</em> terhadap kualitas hidup dan <em>self compassion </em>&nbsp;pada penderita hipertensi ( p-value 0,000 (&lt;0,05)). Terapi <em>Butterfly hug</em> dapat menjadi intervensi sederhana yang efektif untuk menurunkan stres dan meningkatkan <em>self compassion</em>, sehingga mampu memperbaiki kualitas hidup penderita hipertensi dan mendukung pengelolaan hipertensi secara holistik.</p> Delia Agustin, Dr. Ro’isah, Iin Aini Isnawati Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1990 Sat, 08 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Sikap Dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Di MA Nurul Hasan Desa Brani Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1997 <p>Masalah kesehatan reproduksi pada remaja merupakan isu penting yang berdampak pada kualitas hidup dan masa depan generasi muda. Berdasarkan data awal di MA Nurul Hasan, sebanyak 45,5% remaja putri mengalami gangguan kesehatan reproduksi seperti keputihan abnormal dan menstruasi tidak teratur. Hal ini menandakan rendahnya pemahaman dan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi terhadap sikap dalam menjaga kesehatan reproduksi pada remaja putri.Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan <em>one group pretest and posttest</em>. Sampel berjumlah 62 siswi kelas XI MA Nurul Hasan yang dipilih dengan teknik <em>purposive sampling</em>. Edukasi diberikan menggunakan metode ceramah disertai media leaflet dan LCD. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diujikan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik <em>paired sample t-test</em>. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (p &lt; 0,05), yang menandakan adanya peningkatan sikap positif setelah pemberian edukasi. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ intim, mengenali siklus menstruasi, serta mencegah penyakit menular seksual.Edukasi kesehatan reproduksi berpengaruh positif terhadap perubahan sikap remaja putri dalam menjaga kesehatan reproduksi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelaksanaan edukasi kesehatan secara berkelanjutan di sekolah sebagai upaya promotif dan preventif terhadap masalah kesehatan reproduksi remaja.</p> Windiatika Yosifina, Bd. Agustina Widayati, Iit Ermawati Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1997 Thu, 13 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Edukasi Pemberian Tablet Fe Dengan Metode Emodemo Terhadap Kepatuhan Minum Tablet Fe Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Hafshawaty https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1988 <p>Remaja putri merupakan kelompok rentan terhadap anemia akibat kebutuhan zat besi yang meningkat selama masa pubertas dan menstruasi. Rendahnya kepatuhan konsumsi tablet Fe menjadi salah satu faktor penyebab anemia. Edukasi dengan metode Emo-Demo dinilai mampu meningkatkan pemahaman dan motivasi dalam mengonsumsi tablet Fe secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pemberian tablet Fe dengan metode Emo-Demo terhadap kepatuhan minum tablet Fe pada remaja putri. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Populasi sebanyak 103 remaja putri, dan sampel sebanyak 82 responden diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pelaksanaan intervensi dilakukan selama 1 minggu secara bertahap dengan pendekatan edukasi interaktif dan menyenangkan. Instrumen pengumpulan data menggunakan metode pill count. Analisis data menggunakan uji McNemar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan minum tablet Fe saat pretest mayoritas berada dalam kategori tidak patuh, dengan hanya 15 responden (18,3%) yang tergolong patuh. Setelah diberikan edukasi dengan metode Emo-Demo, terjadi peningkatan yang signifikan dalam kategori patuh, yakni menjadi 72 responden (87,8%). Hasil uji McNemar menunjukkan nilai p-value = 0.000 (&lt;0.05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara edukasi dengan metode Emo-Demo terhadap kepatuhan minum tablet Fe. Edukasi dengan metode Emo-Demo mampu meningkatkan kepatuhan remaja putri dalam mengonsumsi tablet Fe. Pendekatan ini dapat menjadi alternatif edukasi yang menyenangkan, efektif, dan aplikatif dalam upaya pencegahan anemia pada remaja putri di lingkungan pesantren.</p> Nor Fadilah Wahyu Wulandari, Dodik Hartono, Nafolion Nur Rahmat Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1988 Sat, 08 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Self Care Management Metode Emo Demo Terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Desa Karangbong https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1995 <p>Diabetes Melitus Tipe 2 merupakan penyakit kronik yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi akibat resistensi insulin atau gangguan sekresi insulin. Salah satu strategi penting dalam mengendalikan penyakit ini adalah melalui edukasi <em>self care management</em>. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi <em>self care management</em> dengan metode emosional demonstrasi (emo demo) terhadap kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus Tipe 2. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan <em>one group pre-post test</em>. Sampel diambil secara <em>purposive sampling</em> dan melibatkan 42 responden. Alat ukur penelitian ini menggunakan modul dan <em>easy touch</em>. Intervensi diberikan delapan kali pertemuan edukasi dengan metode emodemo selama satu bulan. Analisis menggunakan uji <em>Wilcoxon Signed Rank Test</em> Hasil penelitian menunjukkan rerata kadar gulah darah sebelum diberikan edukasi 254.79 mg/dl dan sesudah diberiikan edukasi dengan rerata kadar gula darah 211.57 mg/dl.&nbsp; Hasil uji analisis didapatkan ada pengaruh edukasi <em>self care management</em> dengan metode emo demo terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 dengan ρ-valeu = 0.000.Penurunan kadar gula darah setelah intervensi edukasi self care management dengan metode emodemo terjadi karena meningkatnya pemahaman dan keterampilan responden dalam mengelola kondisi diabetes secara mandiri. Edukasi yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi disampaikan secara emosional (menyentuh perasaan) dan demonstratif (praktek langsung), sehingga lebih mudah dicerna, diingat, dan dipraktikkan oleh responden. Peningkatan pengetahuan dan perubahan perilaku ini berkontribusi pada perbaikan kontrol metabolik, yang secara signifikan berdampak pada penurunan rerata kadar gula darah dari 254,79 mg/dL menjadi 211,57 mg/dL</p> Ilda, Dodik Hartono, Iin Aini Isnawati Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1995 Thu, 13 Nov 2025 00:00:00 +0700 Faktor Risiko Kejadian Diabetes Mellitus (DM) Pada Remaja Di SMP Negeri 3 Tuban https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1986 <p>Diabetes Mellitus (DM) berdasarkan <em>American Diabetes Association</em> (ADA) merupakan gangguan pada metabolik yang dicirikan dengan terjadinya kenaikan kadar glukosa darah karena adanya gangguan dalam respon tubuh terhadap insulin Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melaporkan bahwa kejadian Diabetes Melitus (DM) di kalangan anak-anak Indonesia berusia 18 tahun ke bawah mengalami peningkatan dramatis, meningkat hingga 70 kali lipat antara tahun 2010 dan 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor risiko kejadian Diabetes Mellitus (DM) pada remaja di SMP Negeri 3 Tuban. Desain penelitian deskriptif. Populasi pada penelitian ini seluruh siswa/siswi kelas VIII di SMP Negeri 3 Tuban sebanyak 254 siswa. Sampel diambil secara <em>simple random sampling</em> sebanyak 155 responden. Variabel dalam penelitian ini yaitu faktor risiko kejadian Diabetes Mellitus (DM) pada remaja. Cara pengambilan data dengan kuisioner kemudian dilakukan pengolahan data dan analisis univariat. Hasil penelitian didapatkan hampir seluruhnya (77%) remaja memiliki faktor keturunan tidak berisiko, hampir seluruhnya (76%) remaja memilki faktor Indeks Massa Tubuh (IMT) tidak berisiko, hampir seluruhnya (90%) remaja memiliki faktor pola makan berisiko, dan hampir seluruhnya (96%) remaja memiliki faktor aktivitas fisik tidak berisiko. Upaya untuk mengurangi kejadian diabetes melitus yang dapat dilakukan petugas kesehatan dengan memberikan pendidikan kesehatan rutin setiap satu bulan sekali pada remaja yang masih bersekolah mengenai pentingnya menjaga pola makan untuk mencegah kejadian Diabetes Mellitus (DM) di masa mendatang.</p> Larissa Eka Afianti, Yasin Wahyurianto, Teresia Retna Puspitadewi, Titik Sumiatin Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1986 Thu, 06 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Budaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Bukit Angkasa Makmur (BAM) Bengkulu Tengah https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2011 <p>Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) berperan penting dalam melindungi tenaga kerja, menjaga kelancaran produksi, serta meningkatkan produktivitas perusahaan. Penerapan budaya K3 yang baik dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja, menciptakan lingkungan kerja yang aman, dan meningkatkan motivasi karyawan. Namun, di PT. Bukit Angkasa Makmur (BAM) Bengkulu Tengah masih ditemukan pelanggaran prosedur keselamatan, rendahnya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), dan terjadinya kecelakaan kerja yang berdampak pada penurunan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya K3 terhadap kinerja karyawan pada PT. Bukit Angkasa Makmur (BAM) Bengkulu Tengah.&nbsp;&nbsp; Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi berjumlah 120 karyawan bagian produksi, dengan sampel sebanyak 55 orang yang diambil menggunakan teknik <em>cluster sampling</em>. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson serta regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang kuat dan positif antara budaya K3 dan kinerja karyawan (r = 0,744; p &lt; 0,001). Persamaan regresi diperoleh Y = 6,032 + 0,562X dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,553, yang berarti 55,3% variasi kinerja karyawan dipengaruhi oleh budaya K3, sedangkan sisanya 44,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Disimpulkan bahwa budaya K3 berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Peningkatan penerapan budaya K3 melalui pelatihan, pengawasan, dan penegakan disiplin kerja dapat meningkatkan produktivitas dan menekan risiko kecelakaan kerja Disarankan agar perusahaan terus meningkatkan pelatihan, pengawasan, dan penerapan disiplin K3 secara konsisten guna memperkuat budaya keselamatan dan mendukung peningkatan kinerja karyawan</p> Chandrainy Puri Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2011 Mon, 24 Nov 2025 00:00:00 +0700 Efektivitas Jenis Diet Makanan Menggunakan Metode Avoid, Limit Dan Encourage Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Lansia Penderita Gout Arthritis Di Desa Selogudig Wetan Kecamatan Pajarakan Probolinggo https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1993 <p>Penyakit asam urat adalah kondisi yang dapat menyebabkan nyeri yang tak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Penyakit asam urat, juga dikenal sebagai <em>gout arthritis</em>, disebabkan oleh penimbunan kristal monosodium urat di dalam tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas diet <em>avoid, limit dan encourage </em>terhadap penurunan kadar asam urat pada penderita <em>gout arthritis</em>. Desain penelitian ini adalah <em>Quasy experimental </em>design dengan <em>two group pre post test design</em>. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 40 responden lansia penderita asam urat di Desa Selogudig Wetan. Sampel penelitian sebanyak 36 responden. Normalitas data telah diuji dengan <em>Shapiro wilk </em>.uji statistik menggunakan uji <em>paired t-test. </em>&nbsp;Hasil penelitian didapatkan kadar asam urat kelompok diet <em>avoid, limit dan encourage</em> pre-test sebesar 7.36 mg/dL post-test 5.13 mg/dL. Pada kelompok diet kontrol pre-test sebesar 7.17 mg/dL post-test 7,37 mg/dL. Hasil uji <em>paired t-test </em>didapatkan <em>p-value </em>0,000 pada kelompok diet <em>avoid, limit dan encourage</em> dan kelompok diet kontrol didapatkan <em>p-value </em>0,039.Diet avoid, limit, dan encourage terbukti efektif dalam menurunkan kadar asam urat pada lansia penderita gout arthritis. Diharapkan metode diet ini dapat menjadi alternatif intervensi keperawatan yang mudah diterapkan di masyarakat. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan mengamati kebiasaan responden yang dapat memengaruhi naik turunnya kadar asam urat.</p> Elda Yuliana, Achmad Kusyairi, Ainul Yaqin Salam Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1993 Thu, 13 Nov 2025 00:00:00 +0700 Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Self-Stigma Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2009 <p>Dukungan keluarga adalah sikap dan tindakan penerimaan dari anggota keluarga terhadap satu sama lain, yang meliputi dukungan emosional, penghargaan, bantuan praktis dan informasi. Stigma didefinisikan sebagai suatu proses sosial yang diamati saat ada unsur pelebelan, stereotip dan diskriminasi karena ada karakteristik spesifik sebelumnya yang berbeda dan tidak dapat diterima. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan self stigma penderita diabetes mellitus di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota&nbsp;Probolingggo. Jumlah populasi dan sampel berjumlah 38 responden dan Penelitian ini menggunakan analitik korelasional dengan metode cross sectional. Instrument penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah total sampling pada penderita diabetes mellitus inklusi&nbsp;dan&nbsp;eksklusi.Hasil penelitian ini bahwa Dukungan keluarga adalah terbanyak Positif sebanyak 30 responden (78.9%). Sedangkan Self Stigma terbanyak adalah Sedang sebanyak 24 responden (63.2%). Hasil uji Analisis Statistik menggunakan Spearmank Rank didapatkan nilai p Value = 0,004 dengan tingkat nilai p &lt;0,05 sehingga dapat dinyatakan bahwa H1 diterima yang artinya ada Hubungan Keluarga Dengan Self-Stigma Penderita Diabetes Melitus Di Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota&nbsp;Probolinggo. Dari hasil Penelitian ini diharapkan Adanya dukungan keluarga dengan <em>self stigma</em> dapat memberikan rasa cinta, kenyamanan, dan dukungan emosional yang diperlukan penderita diabetes untuk menghadapi stigma sosial pada penderita diabetes untuk meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes</p> Jimmy Lausia, Rizka Yunita, Erna Handayani Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2009 Mon, 24 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Peer Group Terhadap Regulasi Diri Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Desa Sepuh Gembol Kecamatan Wonomerto https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1991 <p>Regulasi diri merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan regulasi diri adalah peer group. Regulasi diri merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki oleh pasien Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 dalam mengelola penyakitnya secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh peer group terhadap regulasi diri pada pasien DM tipe 2 di Desa Sepuh Gembol Kecamatan Wonomerto. Metode penelitian ini menggunakan desain Pre-experimental dengan pendekatan One group pre-post design dengan menggunakan kuesioner regulasi diri. Populasi penelitian ini sebanyak 50 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 responden. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan sebelum intervensi regulasi diri pada pasien dengan kategori rendah sebanyak 20 responden (45,5%). Setelah diberikan intervensi regulasi diri pada pasien meningkat pada kategori tinggi sebanyak 18 responden (40,9%). Hasil analisis Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan ada pengaruh peer group terhadap regulasi diri pada pasien DM tipe 2 dengan nilai p-value = 0,001 &lt; α = 0,05. Peer group efektif meningkatkan regulasi diri pada pasien DM tipe 2. Diharapkan dengan diberikan intervensi peer group pasien dapat menambah pengetahuan dan motivasi sehingga dapat meningkatkan kemampuan regulasi diri dalam menjalani pengelolaan penyakit secara mandiri.</p> Nurul Afni Oktavilani, Rizka Yunita, Nafolion Nur Rahmat Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1991 Sat, 08 Nov 2025 00:00:00 +0700 Asuhan Keperawatan Pada Ibu Hamil Dengan Placenta Previa Acreta dan Perdarahan Antepartum Di RSUP Dr. Sardjito: Pendekatan Teori Self Care Orem https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2007 <p>Perdarahan antepartum merupakan penyebab utama morbiditas ibu dan mortalitas perinatal, dengan <em>placenta previa</em> dan <em>placenta accreta spectrum (PAS)</em> sebagai faktor tersering. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada ibu hamil dengan <em>placenta previa acreta</em> menggunakan pendekatan <em>Self-Care Deficit Nursing Theory</em> (SCDNT) Orem. Penelitian dilakukan pada Ny. M, usia 43 tahun, di RSUP Dr. Sardjito melalui wawancara, observasi, dan telaah rekam medis. Ditemukan empat diagnosis keperawatan: risiko perdarahan, risiko gangguan hubungan ibu-janin, kesiapan meningkatkan koping keluarga, dan kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan. Intervensi difokuskan pada tirah baring, transfusi, rehidrasi, dan edukasi tanda bahaya. Penerapan teori Orem meningkatkan kemandirian pasien, keterlibatan keluarga, dan kesiapan menghadapi komplikasi. Kesimpulannya, pendekatan self-care berbasis teori Orem efektif meningkatkan keselamatan ibu dan janin pada kehamilan risiko tinggi</p> Riris Chintya Helieniastuti Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2007 Sun, 23 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Pendidikan Kesehatan Menggunakan Audiovisual Dan Role Play Terhadap Kemampuan Cuci Tangan Dalam Pencegahan Diare Pada Anak Di SDN Sepuh Gembol Ii Kecamatan Wonomerto https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1989 <p>Cuci tangan merupakan langkah penting dalam mencegah penyakit diare, terutama pada anak sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual dan <em>role play</em> terhadap kemampuan cuci tangan. Desain yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan pendekatan <em>one group pre-test and post-test design.</em> Sampel berjumlah 36 siswa yang diambil secara total sampling. Intervensi diberikan sebanyak 4 kali dalam 2 minggu, masing-masing selama 5 menit, menggunakan video animasi dan <em>role play</em> secara bergantian. Instrumen yang digunakan berupa lembar observasi kemampuan cuci tangan. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan cuci tangan setelah diberikan pendidikan kesehatan. Sebelum intervensi, sebagian besar siswa berada pada kategori cukup sebanyak 14 siswa (69,4%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan pada kategori baik sebanyak 18 siswa (50%) dan sangat baik sebanyak 12 siswa (33,3%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari metode audiovisual dan <em>role play</em> terhadap kemampuan cuci tangan. Metode audiovisual dan <em>role play</em> efektif meningkatkan kemampuan cuci tangan siswa sekolah dasar dalam upaya pencegahan diare. Diharapkan dengan diberikan pendidikan kesehatan menggunakan metode ini, siswa dapat menambah pengetahuan dan mampu mengaplikasikan keterampilan cuci tangan secara baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari.</p> Fitri Nur Dian, Dr.H Nur Hamim, Erna Handayani Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1989 Sat, 08 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Model Role Playing Dengan Video Terhadap Kesadaran Diri Pelaku Bullying Pada Remaja Di Pondok Putri Hafshawaty Zainul Hasan Genggong https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1996 <p>Bullying merupakan perilaku menyimpang yang umum terjadi di kalangan remaja dan berdampak negatif terhadap pelaku maupun korban. Salah satu penyebab utama perilaku ini adalah rendahnya kesadaran diri pelaku. Kesadaran diri yang rendah dapat menghambat kemampuan individu untuk merefleksikan perilaku serta memahami konsekuensi sosial dan emosionalnya.&nbsp; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Role Playing dengan video terhadap peningkatan kesadaran diri pelaku bullying.Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Populasi berjumlah 56 pelaku bullying di Pondok Putri Hafshawaty, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner kesadaran diri sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi dilakukan sebanyak empat kali dalam dua minggu dalam bentuk Role Playing dengan video, di mana responde memainkan peran sebagai pelaku, korban, dan pengamat bullying berdasarkan skenario nyata yang divisualisasikan dalam video. Pendekatan ini bertujuan untuk membangun empati, pemahaman, serta refleksi terhadap perilaku yang dilakukan.Hasil analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kesadaran diri, dengan nilai pre-test rata-rata 94,21 dan post-test rata-rata 123,29 serta nilai signifikansi p = 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa model Role Playing dengan video efektif dalam meningkatkan kesadaran diri pelaku bullying.</p> Rini Ayu Setia Ningrum, Rizka Yunita, Erna Handayani Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1996 Thu, 13 Nov 2025 00:00:00 +0700 Hubungan Kecanduan Telepon Pintar (Smartphone Addiction) Dengan Kecenderungan Perilaku Phone Snubbing (Phubbing) Pada Remaja Kelas X Di SMAN 3 Tuban https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1987 <p>Indonesia memiliki tingkat kecanduan <em>smartphone</em> tertinggi di dunia, dengan lebih dari 19% remaja mengalami kecanduan. Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam durasi <em>online</em> remaja, dari 7,27 jam menjadi 11,6 jam per hari (peningkatan 59,7%) pada 2.933 remaja yang disurvei di 34 provinsi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecanduan <em>smartphone</em> dengan kecenderungan perilaku <em>phubbing</em> remaja di SMAN 3 Tuban. Desain penelitian ini diklasifikasikan sebagai studi <em>correlational</em> dengan pendekatan <em>cross-sectional</em>. Populasi yang diteliti terdiri dari 251 siswa, dengan jumlah sampel sebanyak 154 siswa yang dipilih menggunakan teknik <em>probability sampling</em> melalui metode <em>simple random sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner SAS-SV dan PS. Analisis data dilakukan menggunakan&nbsp;uji&nbsp;<em>Spearman Rank Correlation</em>. Hasil penelitian terhadap 154 siswa SMAN 3 Tuban menunjukkan bahwa sebagian besar berada pada tingkat kecanduan <em>smartphone</em> sedang sebanyak 97 orang (63%), dengan kecenderungan perilaku <em>phubbing</em> hampir setengahnya berada pada kategori sedang sebanyak 50 orang (32,5%). Uji <em>Spearman Rank Correlation </em>dengan taraf signifikansi &lt;0,05, menghasilkan nilai <em>p-value</em> &lt;0,001, menandakan hubungan yang signifikan antara kecanduan <em>smartphone</em> dan perilaku <em>phubbing</em>, dengan koefisien korelasi -0,595 yang menunjukkan hubungan kuat dan negatif. Kecanduan smartphone di kalangan remaja telah menjadi fenomena global yang memengaruhi dinamika sosial sehari-hari. Salah satu dampaknya adalah meningkatnya perilaku phubbing, di mana remaja lebih memilih interaksi digital daripada komunikasi langsung dengan orang di sekitarnya. Kondisi ini menyoroti perlunya pendidikan digital yang seimbang dan dorongan untuk membangun kesadaran akan pentingnya koneksi antarmanusia di era teknologi yang kian mendominasi.</p> Dinda Ailsa Vania, Padoli, Anita Joeliantina, Titik Sumiatin Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1987 Thu, 06 Nov 2025 00:00:00 +0700 Effektivitas Pembelajaran Melalui Media Komik Terhadap Pengetahuan Siaga Bencana Gempa Bumi Pada Anak Sekolah Dasar https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2012 <p>Gempa bumi merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia dan berdampak besar pada anak-anak. Mitigasi bencana diperlukan untuk meminimalkan risiko, dan komik dipilih sebagai media edukasi karena visualnya yang menarik serta mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa effektivitas pembelajaran melalui media komik terhadap pengetahuan siaga bencana gempa bumi pada anak sekolah dasar. Desain penelitian yang di gunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan dengan mengunakan Pre – Experimental design dengan The One Group Pretest Post Test Design. Populasi penelitian ini adalah ini adalah seluruh siswa – siswi kelas V di SD Negeri Kota Bengkulu, dengan jumlah sampel 75 siswa. Teknik pengumpulan data dengan data primer, data sekunder, uji validitas dan reabilitas. Teknik analisis data dengan uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov, analisa univariat dan analisis bivariat mengunakan Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil penelitian ini nilai rerata pre test pengetahuan siaga bencana gempa bumi sebelum diberikan komik adalah 12,67 dengan standar deviasi 1.934 dan nilai minimal 7 dan maximal 16. Nilai rerata post test pengetahuan siaga bencana gempa bumi sebelum diberikan komik adalah 13,92 dengan standar deviasi 0,487dan nilai minimal 13 dan maximal 15. Ada pengaruh pembelajaran melalui media komik terhadap pengetahuan siaga bencana gempa bumi pada anak sekolah dasar dengan p = 0,000. Diharapkan penelitian ini dapat membantu pihak dari sekolah dalam meningkatkan pengetahuan dan tindakan siswa tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi di sekolah Dasar.</p> Elsi Rahmadani Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/2012 Mon, 24 Nov 2025 00:00:00 +0700 Pengaruh Terapi Hipnotis Lima Jari Terhadap Penurunan Kesepian Pada Lansia Di Desa Alastengah Besuk https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1994 <p>Lansia sering mengalami perasaan kesepian akibat perubahan sosial dan psikologis, seperti kehilangan pasangan, berkurangnya interaksi sosial, serta keterbatasan fisik. Kesepian yang berkepanjangan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan mental dan kualitas hidup lansia. Salah satu intervensi non-farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi kesepian adalah terapi hipnotis lima jari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi hipnotis lima jari terhadap penurunan tingkat kesepian pada lansia di Desa Alastengah, Kecamatan Besuk.Penelitian ini menggunakan desain <em>Pre experiment</em> dengan pendekatan <em>pretest-postest desaign</em>. Sampel penelitian terdiri dari 40 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Intervensi berupa terapi hipnotis lima jari diberikan sebanyak 1 sesi selama 3 hari. Pengukuran tingkat kesepian dilakukan menggunakan kuesioner UCLA Loneliness Scale sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian sebelum diberikan terapi hipnotis 5 jari kesepian pada lansia dengan kategori sedang 27 responden (67,5) dan sesudah diberikan terapi hipnotis dengan kategori rendah 29 responden (72,5).&nbsp; Hasil uji analisa menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat kesepian setelah diberikan terapi hipnotis lima jari, dengan nilai p = 0,001 &lt; α =&nbsp; 0,05. Terapi hipnotis lima jari efektif dalam menurunkan tingkat kesepian pada lansia. Intervensi ini dapat menjadi salah satu alternatif terapi non-farmakologis yang sederhana dan aplikatif untuk meningkatkan kesejahteraan emosional lansia di komunitas.</p> Ahmad Fauzan, Rizka Yunita, Alwin Widhiyanto Copyright (c) 2025 Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1994 Thu, 13 Nov 2025 00:00:00 +0700