Jurnal Bidan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc <p><em><strong>Jurnal Bidan Mandira Cendikia</strong></em> is the peer-reviewed journal presents new research and current knowledge across a broad range of clinical and interdisciplinary topics including maternity care, gynecology, primary care for women and newborns, public health, health care policy, and global health. With a focus on evidence-based practice, JBMC is dedicated to improving the health care of women throughout their lifespan and promoting excellence in midwifery.</p> <p><em><strong>Jurnal Bidan Mandira Cendikia</strong></em> is indexed by:<br /><a href="https://scholar.google.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/GS.png" alt="scholar" width="100" height="39" /></a> <a href="https://neliti.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/neliti.png" alt="neliti" width="100" height="39" /></a> <a href="hhttps://garuda.kemdikbud.go.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/garuda.png" alt="garuda" width="100" height="39" /></a> <a href="https://onesearch.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/Onesearch.png" alt="onesearch" width="100" height="39" /></a><a href="https://www.crossref.org" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/crossref.png" alt="crossref" width="100" height="39" /></a></p> <table width="620"> <tbody> <tr> <td width="101"> <p>Title<br />Website <br />ISSN<br />DOI Prefix <br />Subject<br />Frequency<br />Language<br />Indexed at<br />Citation</p> </td> <td> <p>:<br />:<br />:<br />:<br />:<br />:<br />:<br />:<br />:</p> </td> <td width="355"> <p> </p> <p><em><strong> Jurnal Bidan Mandira Cendikia</strong></em><br /> <a href="https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/index">https://journal.mandiracendikia.com</a> <br /> 2963-2358<br /> <strong>10.70570</strong><br /> <strong>Midwifery</strong><br /> Indonesia (id)<br /> Quarterly <br /> BASE<br /> <a href="https://scholar.google.co.id/citations?user=Qvi5uOkAAAAJ">Google Scholar</a> <br /> </p> </td> <td width="146"><img src="https://journal.mandiracendikia.com/public/site/images/adminjkmc/desain-cover-jurnal-jbmc.jpg" alt="" width="1389" height="1965" /></td> </tr> </tbody> </table> en-US Tue, 04 Aug 2026 14:47:28 +0700 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Kajian Faktor Determinan Rendahnya Pemanfaatan Pelayanan ANC Terpadu Pada Ibu Hamil https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2304 <p>Data yang dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan pada tahun 2024 menunjukkan bahwa dari 359 sasaran ibu hamil, hanya 245 ibu hamil yang mendapatkan layanan antenatal care (ANC) terpadu sesuai standar, yang menunjukkan bahwa cakupan ANC terpadu masih belum optimal. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kepatuhan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji faktor apa saja yang mempengaruhi rendahnya pemanfaatan pelayanan ANC terpadu pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan metode analitik yang dilakukan serentak satu waktu (Cross Sectional). Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2026 di Puskesmas Sukomoro Magetan. Populasi dan sampel berjumlah 27 orang, menggunakan total sampling. Kuesioner merupakan instrument untuk mengambil data primer, sedangkan data sekunder diambil dari Buku KIA. Analisa data menggunakan uji regresi logistic, setelah dayta terkumpul. Berdasarkan penelitian ini didapat hasil bahwa faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya pemanfaatan pelaksanaan ANC Terpadu adalah faktor pengetahuan dan faktor resiko kehamilan. Hasil Uji Regresi Logistik menunjukkan bahwa kedua faktor tersebut nilai p-value &lt; α = 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Didukung dengan adanya beberapa hasil penelitian yang menyebutkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dan resiko kehamilan terhadap pelaksanaan ANC Terpadu.</p> Nisa Ardhianingtyas, Sundari, Lailatul Istiqomah Copyright (c) 2026 Jurnal Bidan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2304 Tue, 04 Aug 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Deteksi Dini Kegawatdaruratan Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2328 <p>Kegawatdaruratan pada kehamilan merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kesakitan dan kematian ibu. Salah satu upaya peningkatan pengetahuan yang dapat dilakukan adalah melalui edukasi kesehatan menggunakan media video animasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kegawatdaruratan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain <em>Pre-Experimental</em> dengan pendekatan <em>One Group Pretest–Posttest Design</em>. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu sebanyak 600 orang. Sampel penelitian berjumlah 86 responden yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan melalui media video animasi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah diberikan edukasi kesehatan menggunakan media video animasi, berdasarkan <em>Uji Paired Sample T-Test</em> didapat nilai <em>significancy (sig)</em> sebesar 0,000 (p&lt;0,05). Dengan nilai p&lt;0,05 demikian, media video animasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai deteksi dini kegawatdaruratan selama kehamilan.terdapat pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan ibu hamil tentang deteksi dini kegawatdaruratan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu Tahun 2026. Media video animasi dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif media edukasi kesehatan bagi ibu hamil.</p> Tria Nopi Herdiani, Pitri Subani, Fitria Ayu Khairunnisa Copyright (c) 2026 Jurnal Bidan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2328 Wed, 19 Aug 2026 00:00:00 +0700 Efektifitas Edukasi Skrining Hipotiroid Kongenital (Shk) Terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun 2025 https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2319 <p>Hipotiroid Kongenital merupakan kelainan bawaan yang dapat menimbulkan retardasi mental permanen apabila tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini. Deteksi dini melalui Skrining Hipotiroid Kongenital pada bayi baru lahir membutuhkan dukungan pengetahuan yang baik dari ibu hamil. Edukasi yang terstruktur diharapkan mampu meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai pentingnya skrining tersebut. Tujuan: Mengetahui efektivitas edukasi Skrining Hipotiroid Kongenital terhadap pengetahuan ibu hamil trimester III di Puskesmas Majalengka Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 ibu hamil trimester III yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan dianalisis dengan distribusi kategori serta uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum edukasi, sebagian besar responden berada pada kategori pengetahuan kurang (70%) dan cukup (30%), dengan tidak ada yang berada pada kategori baik. Setelah edukasi, kategori kurang menurun menjadi 10%, kategori cukup meningkat menjadi 46,7%, dan kategori baik mencapai 43,3%. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan signifikan antara tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi (p &lt; 0,05). Kesimpulan: Edukasi Skrining Hipotiroid Kongenital efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester III. Saran: Petugas kesehatan perlu rutin melaksanakan edukasi melalui kelas ibu hamil dan konseling. Ibu hamil juga diharapkan aktif mengikuti kegiatan edukasi serta mencari informasi dari sumber terpercaya untuk mendukung pelaksanaan skrining pada bayinya..</p> Merlly Amalia, Desi Evitasari, Alma Puji Lestari Copyright (c) 2026 Jurnal Bidan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2319 Thu, 13 Aug 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Ibu Hamil Trimester I Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Way Mili Lampung Timur Tahun 2025 https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2310 <p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong>Emesis gravidarum merupakan salah satu bentuk ketidaknyamanan fisiologis yang umum terjadi pada kehamilan Trimester I akibat peningkatan kadar hormon estrogen, progesteron, dan <em>Human Chorionic Gonadotropin </em>(hCG). Kondisi ini dialami oleh 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Jika tidak ditangani dengan baik, emesis dapat berkembang menjadi hiperemesis gravidarum hingga berdampak pada komplikasi janin seperti BBLR. Salah satu terapi non-farmakologis yang aman adalah pemberian aromaterapi lemon. Kandungan utama limonene dan linalil asetat pada lemon bekerja menekan aktivitas prostaglandin, menstabilkan sistem saraf, serta memberikan efek relaksasi untuk mengurangi mual muntah. Tujuan penelitian Untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum pada ibu hamil Trimester I di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Way Mili Lampung Timur Tahun 2025. Penelitian kuantitatif dengan desain <em>pre-experiment </em>menggunakan pendekatan <em>one group pretest-posttest design</em>. Populasi penelitian berjumlah 62 ibu hamil Trimester I, dengan sampel sebanyak 21 ibu hamil yang mengalami emesis gravidarum yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling </em>. Intervensi dilakukan dengan pemberian inhalasi aromaterapi lemon (3 tetes pada kapas, jarak 2-3 cm, 3 kali tarikan napas diulang 5 menit kemudian) setiap pagi selama 7 hari. Instrumen pengukuran tingkat emesis menggunakan kuisioner <em>Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea </em>(PUQE)-24. Analisis data menggunakan uji univariat dan uji bivariat non-parametrik <em>Wilcoxon Signed-Rank Test</em>. Rata-rata frekuensi emesis gravidarum sebelum intervensi (pretest) adalah 7,76 (kategori sedang) dan mengalami penurunan menjadi 4,33 (kategori ringan) setelah intervensi (posttest) dengan selisih penurunan sebesar 3,43. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan nilai <em>P-value </em>= 0,000 (&lt; 0,05). Terdapat pengaruh yang signifikan pemberian aromaterapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum ibu hamil Trimester I di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Way Mili. Aromaterapi lemon disarankan untuk diaplikasikan sebagai salah satu pilihan terapi komplementer non-farmakologis yang aman dalam asuhan kebidanan.</p> Martalia Suci Laydo, Septika Yani Veronica, Sri Nowo Retno, Nila Qurniasih Copyright (c) 2026 Jurnal Bidan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2310 Sat, 08 Aug 2026 00:00:00 +0700 Efektivitas Pendampingan Asuhan Kebidanan Berbasis Birth Preparedness Terhadap Self-Efficacy Dan Kesiapan Persalinan Pada Ibu Primigravida https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2346 <p>Ibu primigravida menghadapi pengalaman persalinan pertama tanpa bekal pengalaman langsung, yang dapat disertai ketidakpastian, kekhawatiran, dan kebutuhan informasi yang lebih besar. Birth preparedness merupakan komponen penting pelayanan antenatal yang membantu ibu dan keluarga merencanakan tempat persalinan, pendamping, transportasi, pembiayaan, kebutuhan persalinan, serta kesiapan menghadapi komplikasi. Tujuan: Menganalisis efektivitas pendampingan asuhan kebidanan berbasis birth preparedness terhadap self-efficacy dan kesiapan persalinan pada ibu primigravida. Metode: Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimental pretest-posttest dengan kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 30 ibu primigravida. Kelompok intervensi memperoleh pendampingan asuhan kebidanan berbasis birth preparedness, sedangkan kelompok kontrol memperoleh asuhan antenatal standar. Hasil: Skor self-efficacy kelompok intervensi meningkat dari 126,43±10,84 menjadi 160,27±9,31 (Δ=33,84; p&lt;0,001), sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 125,87±11,02 menjadi 132,10±10,67 (Δ=6,23; p=0,018). Skor kesiapan persalinan kelompok intervensi meningkat dari 58,73±7,15 menjadi 78,43±6,28 (Δ=19,70; p&lt;0,001), sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 59,10±7,43 menjadi 64,37±7,12 (Δ=5,27; p=0,031). Perbedaan besar perubahan skor antarkelompok bermakna secara statistik untuk self-efficacy maupun kesiapan persalinan (keduanya p&lt;0,001). Kesimpulan: Pendampingan asuhan kebidanan berbasis birth preparedness berhubungan dengan peningkatan self-efficacy dan kesiapan persalinan yang lebih besar pada ibu primigravida dibandingkan asuhan antenatal standar. Pendekatan ini berpotensi dijadikan komponen pelengkap asuhan antenatal, dengan mempertimbangkan bahwa desain kuasi-eksperimental yang digunakan belum memungkinkan penarikan simpulan kausal yang setara dengan uji acak terkontrol.</p> Tri Utami, Juanita Setiawati, Septilia Copyright (c) 2026 Jurnal Bidan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2346 Sat, 29 Aug 2026 00:00:00 +0700 Pengaruh Terapi Musik Klasik Mozart Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil TM 1 Di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2320 <p>Emesis gravidarum merupakan gejala mual dan muntah yang sering dialami oleh ibu hamil pada trimester pertama. Berdasarkan data Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang tahun 2024, tercatat sebanyak 471 dari 910 kunjungan ibu hamil (48,6%) mengalami emesis gravidarum dan 10% di antaranya membutuhkan tindakan medis. Salah satu penatalaksanaan non-farmakologis yang aman, murah, dan efektif untuk meredakan gejala ini adalah terapi musik klasik Mozart. Musik Mozart dengan tempo 60–80 ketukan per menit mampu menstimulasi gelombang alfa otak, mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, serta merangsang pelepasan endorfin yang memberikan efek relaksasi dan kenyamanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi musik klasik Mozart terhadap penurunan tingkat emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Metode: Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimental dengan rancangan <em>one group pretest-posttest design</em>. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 hingga Februari 2025 di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Populasi penelitian adalah ibu hamil trimester I dengan sampel sebanyak 30 orang yang dipilih menggunakan teknik <em>purposive sampling</em>. Intervensi dilakukan dengan mendengarkan musik klasik Mozart berdurasi 20–30 menit menggunakan headphone (volume 50 dB), diberikan 2 kali sehari (pagi dan sore) selama 3 hari. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji non-parametrik <em>Wilcoxon Signed Rank Test</em>. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami emesis gravidarum tingkat sedang sebanyak 16 orang (53,3%), tingkat berat 12 orang (40,0%), dan tingkat ringan 2 orang (6,7%), dengan rata-rata skor 2,33. Setelah diberikan intervensi, sebagian besar responden mengalami emesis gravidarum tingkat ringan yaitu 20 orang (66,7%) dan tingkat sedang 10 orang (33,3%), dengan rata-rata skor turun menjadi 1,33. Sebanyak 28 responden (93,3%) mengalami penurunan tingkat emesis gravidarum. Hasil uji statistik <em>Wilcoxon</em> menunjukkan nilai <em>p-value</em> = 0,0001 (&lt; α = 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian terapi musik klasik Mozart terhadap penurunan frekuensi emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Petugas kesehatan dan bidan disarankan untuk menerapkan terapi musik klasik Mozart sebagai salah satu alternatif penatalaksanaan non-farmakologis untuk mengurangi keluhan mual muntah pada ibu hamil</p> Fatmi Nirmala, Binarni Suhertusi Copyright (c) 2026 Jurnal Bidan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2320 Thu, 13 Aug 2026 00:00:00 +0700 Hubungan Dukungan Suami Dengan Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Melakukan Kunjungan Antenatal Care Di Puskesmas Simo https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2313 <p>Dukungan suami merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan <em>antenatal care</em> (ANC). Dukungan yang baik dapat mendorong ibu menjalani pemeriksaan kehamilan sesuai standar sehingga komplikasi dapat dideteksi lebih dini. Cakupan ANC K6 nasional tahun 2024 sebesar 80,12%, sedangkan di Kabupaten Boyolali mencapai 98,5%, namun masih ditemukan 19 kasus kematian ibu dan angka kematian bayi 15,9 per 1.000 kelahiran hidup. Tujuan: Mengetahui hubungan dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Simo. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain <em>cross sectional</em>. Sampel berjumlah 34 ibu hamil yang dipilih menggunakan <em>consecutive sampling</em>. Analisis data menggunakan <em>Fisher Exact Freeman Halton Test</em>. Hasil: Sebagian besar ibu dengan dukungan suami baik patuh melakukan kunjungan ANC (93,3%), sedangkan pada dukungan kurang mayoritas tidak patuh (66,7%). Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan suami dan kepatuhan kunjungan ANC (p=0,012). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan suami dengan kepatuhan ibu hamil dalam melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Simo Tahun 2026.</p> Anna Rusmawati, Sri Handayani Copyright (c) 2026 Jurnal Bidan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/jbmc/article/view/2313 Sun, 09 Aug 2026 00:00:00 +0700