Dukungan Keluarga Mendorong Gaya Hidup Sehat Melalui Keperawatan Keluarga
DOI:
https://doi.org/10.70570/jimkmc.v4i7.2276Keywords:
Hipertensi, Dukungan Keluarga, Gaya Hidup Sehat, Pencegahan StrokeAbstract
Hipertensi adalah kondisi tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg yang menjadi masalah kesehatan global serius, menyebabkan sekitar 9,4 juta kematian setiap tahun akibat penyakit jantung dan stroke. Di Indonesia, hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, terutama stroke. Selain kepatuhan pengobatan, penerapan gaya hidup sehat seperti pola makan rendah garam dan lemak, aktivitas fisik rutin, serta berhenti merokok sangat penting dalam mengendalikan tekanan darah, dan keberhasilannya banyak dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Dukungan keluarga, baik berupa emosional, informasional, instrumental, maupun penghargaan, terbukti meningkatkan motivasi pasien untuk patuh berobat dan menjalankan pola hidup sehat. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan penerapan gaya hidup sehat (OR = 2,882; p = 0,018) dan perilaku pencegahan stroke (OR = 3,875; p = 0,002). Artinya, semakin baik dukungan keluarga, semakin besar peluang pasien menjalani hidup sehat dan terhindar dari komplikasi stroke. Dengan demikian, dukungan keluarga berperan penting dalam pengelolaan hipertensi. Edukasi dan pendampingan keluarga secara berkelanjutan, didukung kerja sama dengan tenaga kesehatan, diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan menurunkan risiko komplikasi.







