https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/issue/feed Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia 2026-07-21T10:42:29+07:00 Open Journal Systems <p align="justify"><strong>Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC)</strong> adalah Jurnal Penelitian untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Matematika, Humaniora, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll) Dan Bidang Ilmu Lainnya.</p> <p align="justify"><strong>Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC)</strong> is indexed by:<br /><a href="https://scholar.google.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/GS.png" alt="scholar" width="100" height="39" /></a> <a href="https://neliti.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/neliti.png" alt="neliti" width="100" height="39" /></a> <a href="hhttps://garuda.kemdikbud.go.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/garuda.png" alt="garuda" width="100" height="39" /></a> <a href="https://onesearch.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/Onesearch.png" alt="onesearch" width="100" height="39" /></a><a href="https://www.crossref.org" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/crossref.png" alt="crossref" width="100" height="39" /></a></p> <table class="data" width="100%" bgcolor="#f3fff0"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Journal title</td> <td width="80%"><strong>Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Subject</td> <td width="80%">Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Matematika, Humaniora, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll) Dan Bidang Ilmu Lainnya.</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Language</td> <td width="80%">English (preferred), Indonesia</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">ISSN</td> <td width="80%">3032-1638</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frequency</td> <td width="80%">12 issues per year </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>10.70570</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Acreditation</td> <td width="80%">Non-SINTA</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Editor-in-chief</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=rKcgrxkAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener"><strong>Ade Herman Surya Direja</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Publisher</td> <td width="80%">Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Citation Analysis</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=CzH2vu0AAAAJ&amp;hl=en" target="_top">Google Scholar</a></td> </tr> </tbody> </table> https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/article/view/2258 Implementasi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari Dalam Mewujudkan Partisipasi Masyarakat, Transparansi, Dan Penyelarasan Program Pembangunan Di Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok 2026-07-15T09:51:42+07:00 Adel Ramadhan Fitri adelramadhani2005@gmail.com Hafifatul Hidayah hidayahhafifatul08@gmail.com Nurfadilla fnur0091@gmail.com Witra Maison witramaison.02@gmail.com Siska Yulia Defitri siskady023@gmail.com <p>Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Nagari merupakan dokumen perencanaan tahunan yang menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan nagari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penyusunan RKP Nagari Aripan, tingkat partisipasi masyarakat, transparansi informasi publik, serta penyelarasan program pembangunan dengan ketersediaan anggaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan Kepala Wali Nagari Aripan, Marizal, dan perangkat nagari Riko Jurianto, serta observasi lapangan di Kantor Wali Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyusunan RKP Nagari Aripan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan Rembuk Jorong dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nagari (Musrenbang Nagari). Berbagai unsur masyarakat seperti Bundo Kanduang, Ninik Mamak, kelompok tani, pemuda, dan tokoh masyarakat dilibatkan dalam proses perencanaan. Transparansi pengelolaan anggaran dilakukan melalui media publikasi fisik berupa baliho dan spanduk yang dipasang di kantor wali nagari. Kendala utama yang dihadapi adalah ketidaksesuaian antara rencana pembangunan dan ketersediaan anggaran akibat kebijakan efisiensi serta perubahan regulasi. Kondisi tersebut menyebabkan beberapa program pembangunan fisik harus disesuaikan dan dialihkan pada program pemberdayaan masyarakat serta bantuan sosial yang menjadi prioritas pemerintah. Penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi RKP Nagari Aripan telah menerapkan prinsip partisipatif dan akuntabel, meskipun masih menghadapi tantangan dalam aspek pendanaan dan keterbukaan informasi berbasis digital.</p> 2026-07-15T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/article/view/2253 Prototipe Sistem Penerangan Perahu Nelayan Berbasis Energi Surya Di Daerah 3T 2026-07-12T08:10:06+07:00 Abraham Manuhutu brams.manuhutu@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan prototipe sistem penerangan perahu nelayan berbasis energi surya yang diperuntukkan bagi masyarakat nelayan di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan akses energi listrik konvensional di wilayah pesisir terpencil, sehingga nelayan masih bergantung pada lampu berbahan bakar minyak tanah yang tidak efisien, berisiko, dan berdampak buruk terhadap lingkungan. Sistem prototipe yang dikembangkan memanfaatkan panel surya 50 Wp sebagai sumber energi utama, baterai lithium-ion 12V/20Ah sebagai penyimpan energi, modul Solar Charge Controller (SCC) tipe PWM, serta lampu LED 12V 10 Watt sebagai beban penerangan. Pengujian dilakukan selama 7 hari pada kondisi cuaca tropis di wilayah pesisir daerah 3T. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan daya rata-rata sebesar 38,5 Wp per hari dengan efisiensi pengisian baterai mencapai 87,3%. Lampu LED mampu beroperasi rata-rata 8–10 jam per malam menggunakan energi yang tersimpan dalam baterai. Prototipe ini terbukti layak secara teknis dan ekonomis sebagai solusi penerangan alternatif bagi nelayan di daerah 3T, sekaligus mendukung program ketahanan energi nasional berbasis energi terbarukan.</p> 2026-07-12T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/article/view/2276 Dukungan Keluarga Mendorong Gaya Hidup Sehat Melalui Keperawatan Keluarga 2026-07-20T16:56:12+07:00 Rotua Elvina Pakpahan kiasimbolon25@gmail.com Alviani Sisilia Situmorang kiasimbolon25@gmail.com Desry Futri Ani Tamba kiasimbolon25@gmail.com Saskia Rugun Simbolon kiasimbolon25@gmail.com Anna Srisartika Situmorang kiasimbolon25@gmail.com Mei Elisanti Ginting kiasimbolon25@gmail.com <p>Hipertensi adalah kondisi tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan/atau diastolik ≥90 mmHg yang menjadi masalah kesehatan global serius, menyebabkan sekitar 9,4 juta kematian setiap tahun akibat penyakit jantung dan stroke. Di Indonesia, hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular, terutama stroke. Selain kepatuhan pengobatan, penerapan gaya hidup sehat seperti pola makan rendah garam dan lemak, aktivitas fisik rutin, serta berhenti merokok sangat penting dalam mengendalikan tekanan darah, dan keberhasilannya banyak dipengaruhi oleh dukungan keluarga. Dukungan keluarga, baik berupa emosional, informasional, instrumental, maupun penghargaan, terbukti meningkatkan motivasi pasien untuk patuh berobat dan menjalankan pola hidup sehat. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan penerapan gaya hidup sehat (OR = 2,882; p = 0,018) dan perilaku pencegahan stroke (OR = 3,875; p = 0,002). Artinya, semakin baik dukungan keluarga, semakin besar peluang pasien menjalani hidup sehat dan terhindar dari komplikasi stroke. Dengan demikian, dukungan keluarga berperan penting dalam pengelolaan hipertensi. Edukasi dan pendampingan keluarga secara berkelanjutan, didukung kerja sama dengan tenaga kesehatan, diperlukan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dan menurunkan risiko komplikasi.</p> 2026-07-21T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/article/view/2260 Jangan Menunggu Komplikasi: Pentingnya Patuh Minum Obat Diabetes 2026-07-15T14:19:12+07:00 Ruthsera Simbolon ruthsimbolon20@gmail.com Nia Sri Dewi Sembiring niasembiring2022@gmail.com Maria Fransiska mariaafransiska284@gmail.com Enjelina Prastika enjelinaprastika@gmail.com <p style="text-align: justify;">Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang membutuhkan pengelolaan berkelanjutan untuk mengendalikan kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi. Salah satu permasalahan utama dalam pengelolaan diabetes adalah rendahnya kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antidiabetes. Pasien sering lupa mengonsumsi obat, mengurangi dosis, menghentikan pengobatan ketika merasa kondisinya membaik, khawatir terhadap efek samping, atau mengganti terapi medis dengan obat herbal tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Artikel ini bertujuan menjelaskan pentingnya kepatuhan minum obat dalam mencegah komplikasi diabetes serta menawarkan strategi edukasi yang sederhana dan mudah diterapkan oleh pasien. Penulisan artikel dilakukan melalui kajian literatur dengan menelaah pedoman, laporan kesehatan, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan diabetes, kepatuhan pengobatan, pengelolaan mandiri, serta komplikasi diabetes. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidakpatuhan terhadap pengobatan dapat menyebabkan hiperglikemia kronis yang meningkatkan risiko retinopati, nefropati, neuropati, penyakit jantung koroner, stroke, amputasi, rawat inap, dan kematian. Kepatuhan pengobatan dipengaruhi oleh pengetahuan pasien, kompleksitas terapi, kekhawatiran terhadap efek samping, dukungan keluarga, keterlibatan tenaga kesehatan, serta keteraturan pemeriksaan kesehatan. Sebagai upaya meningkatkan kepatuhan, diusulkan Gerakan PATUH DM yang terdiri atas Pantau kadar gula darah dan pengobatan, Atur jadwal minum obat, Tuntaskan penggunaan obat sesuai resep, dan Hubungi tenaga kesehatan apabila mengalami kendala. Gerakan ini dapat menjadi pendekatan edukasi berbasis pengelolaan mandiri untuk membantu pasien mempertahankan kepatuhan, mencapai pengendalian glikemik, dan mencegah komplikasi diabetes.</p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/article/view/2256 Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Tn.M Dengan Hipertensi Di Kelurahan Kemenangan Tani Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2026 2026-07-17T05:47:08+07:00 Alfridamai Gulo yunitasitohang48@sma.belajar.id Alia Sofiana Sijabat yunitasitohang48@sma.belajar.id Yunita Sitohang yunitasitohang48@sma.belajar.id <p>Pengendalian hipertensi memerlukan keterlibatan keluarga dalam mendukung kepatuhan pengobatan, perubahan gaya hidup, dan pemantauan kesehatan. Asuhan keperawatan keluarga melalui pendekatan home visit menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang menderita hipertensi dengan asuhan keperawatan keluarga pada Tn. A dengan masalah hipertensi di Kelurahan Kemenangan Tani, Kecamatan Medan Tuntungan Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain case study dengan pendekatan asuhan keperawatan keluarga. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi selama tujuh hari melalui kunjungan rumah. Tahapan asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil pengkajian menunjukkan tekanan darah pasien 150/90 mmHg dengan dua diagnosis keperawatan, yaitu defisit pengetahuan sebagai prioritas utama dan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif sebagai prioritas kedua. Intervensi berupa edukasi kesehatan mengenai hipertensi, diet rendah garam, kepatuhan pengobatan, perubahan gaya hidup, serta dukungan keluarga berhasil meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga. Setelah dilakukan intervensi, pasien mampu menjelaskan kembali pengelolaan hipertensi, bersedia mematuhi pengobatan dan diet rendah garam, serta keluarga menunjukkan peningkatan keterlibatan dalam perawatan dan pengendalian hipertensi. Penerapan asuhan keperawatan keluarga melalui home visit dan edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan, kemampuan keluarga, serta keterlibatan keluarga dalam pengelolaan hipertensi. Pendekatan ini dapat menjadi salah satu strategi untuk mendukung pengendalian hipertensi di tingkat keluarga dan komunitas.</p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/article/view/2278 Language Education and the Construction of Cultural Identity: A Comparative Analysis of National Language Policies in Indonesia and Malaysia in the Era of Globalization 2026-07-21T10:42:29+07:00 Khodijah khodijahahip1@gmail.com Suci Dwina Darma khodijahahip@gmail.com <p><em>Language education serves as a strategic instrument in shaping cultural and national identity, particularly in multi-ethnic nations such as Indonesia and Malaysia. Utilizing a qualitative approach based on literature review, this article analyzes the contribution of language education to the construction of cultural identity in both countries. The theoretical framework encompasses Language Policy and Planning (Spolsky, 2004) and Language Ideology (Woolard, 1998). Findings indicate that Indonesia develops an integrative-pluralist model through the assertion of Bahasa Indonesia as a national unifier, while Malaysia implements an ethno-national orientation in language education with Bahasa Melayu as a symbol of majority identity. Despite sharing Malay linguistic roots, historical politics and social dynamics have shaped ideological differences in language education. This study also identifies research gaps in comparative language education policy studies that integrate globalization dynamics and multilingual realities within the ASEAN context. The article contributes to understanding how postcolonial nations navigate the tension between national unity, ethnic diversity, and global competitiveness through language education policies.</em></p> 2026-07-21T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/article/view/2266 Studi Kasus Asuhan Keperawatan Keluarga Pada Klien Dengan Masalah Diare Di Desa Kelurahan Kemenangan Tani Medan Tuntungan Tahun 2026 2026-07-17T08:59:52+07:00 Anjeli Indah Mawarni Bu’ulolo anjeliindahbuulolo@gmail.com Brigitta Grace Trikasih Simorangkir simorangkirbrigita@gmail.com Bunga Rosario Rumabutar bungarosario2005@gmail.com Tania Theresia Manik taniamanik698@gmail.com <p>Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada anak dan berisiko menimbulkan komplikasi, terutama dehidrasi. Peran keluarga sangat penting dalam penanganan awal diare di rumah sehingga diperlukan asuhan keperawatan keluarga untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam merawat anak yang mengalami diare. Mendeskripsikan penerapan asuhan keperawatan keluarga pada klien dengan masalah diare di Kelurahan Kemenangan Tani, Medan Tuntungan Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian adalah satu keluarga yang memiliki anak dengan masalah diare. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi. Proses asuhan keperawatan meliputi pengkajian, penetapan diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI), Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), dan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Hasil pengkajian menunjukkan anak mengalami diare dan muntah selama dua hari disertai penurunan nafsu makan. Diagnosis keperawatan yang ditegakkan yaitu kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan keluarga dan manajemen kesehatan keluarga tidak efektif. Intervensi yang diberikan berupa edukasi kesehatan mengenai penanganan diare, pencegahan dehidrasi, pemenuhan kebutuhan cairan dan nutrisi, demonstrasi pemberian oralit, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Penerapan asuhan keperawatan keluarga melalui pendidikan kesehatan efektif meningkatkan kemampuan keluarga dalam menangani diare pada anak, mendukung proses pemulihan, serta membantu mencegah komplikasi dan kekambuhan.</p> 2026-07-17T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia