Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm <p align="justify"><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)</strong> adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll)<strong>, </strong>Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya.</p> <p align="justify"><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)</strong> is indexed by:<br /><a href="https://scholar.google.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/GS.png" alt="scholar" width="100" height="39" /></a> <a href="https://neliti.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/neliti.png" alt="neliti" width="100" height="39" /></a> <a href="hhttps://garuda.kemdikbud.go.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/garuda.png" alt="garuda" width="100" height="39" /></a> <a href="https://onesearch.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/Onesearch.png" alt="onesearch" width="100" height="39" /></a><a href="https://www.crossref.org" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/crossref.png" alt="crossref" width="100" height="39" /></a></p> <table class="data" width="100%" bgcolor="#f3fff0"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Journal title</td> <td width="80%"><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Subject</td> <td width="80%">(Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll)<strong>, </strong>Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Language</td> <td width="80%">English (preferred), Indonesia</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">ISSN</td> <td width="80%">2963-2188</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frequency</td> <td width="80%">12 issues per year </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>10.70570</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Acreditation</td> <td width="80%">-</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Editor-in-chief</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=rKcgrxkAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener"><strong>Ade Herman Surya Direja</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Publisher</td> <td width="80%">Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Citation Analysis</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=CzH2vu0AAAAJ&amp;hl=en">Google Scholar</a></td> </tr> </tbody> </table> YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA en-US Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester III Melalui Endorphin Massage Untuk Menurunkan Kecemasan Menghadapi Persalinan https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2252 <p>Kecemasan pada ibu hamil trimester III merupakan masalah yang sering terjadi menjelang persalinan dan dapat berdampak pada peningkatan ketegangan otot, gangguan tidur, hingga risiko persalinan lama. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil trimester III mengenai teknik endorphin massage sebagai strategi relaksasi, serta menurunkan tingkat kecemasan dalam menghadapi persalinan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik <em>endorphin massage</em>, praktik langsung dengan pendampingan, serta evaluasi melalui <em>pre-test dan post-test</em> untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan perubahan tingkat kecemasan. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif dengan melibatkan ibu hamil dan anggota keluarga sebagai pendamping agar keberlanjutan praktik dapat terjaga di rumah. Dari hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini &nbsp;didapatkan data bahwa sebagian besar mempunyai ketrampilan baik yaitu sebanyak 32 responden (59,23 %).</p> Dewi Taurisiawati Dwi Ertiana Brivian Florentis Yustanta Wuri Widi Astuti Linda A.M Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-12 2026-07-12 5 7 27 34 10.70570/jpkmmc.v5i7.2252 Edukasi Implementasi Kompres Dingin Untuk Mengurangi Nyeri Dismenore Pada Remaja Dipanti Asuhan Nurul Hikmah Kota Padang https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2248 <p>Dismenore merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri dismenore adalah pemberian kompres dingin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai dismenore serta keterampilan melakukan kompres dingin sebagai upaya penanganan nyeri menstruasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2026 di Panti Asuhan Nurul Hikmah dengan melibatkan 10 remaja putri. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi, demonstrasi praktik kompres dingin, pembagian leaflet, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah edukasi. Persentase pemahaman mengenai pengertian dismenore meningkat dari 70% menjadi 100%, tujuan kompres dingin dari 60% menjadi 100%, pencegahan dismenore dari 60% menjadi 90%, pengertian kompres dingin dari 70% menjadi 100%, serta cara melakukan kompres dingin dari 70% menjadi 100%. Selain itu, sebanyak 85% peserta aktif mengikuti kegiatan, berdiskusi, dan mampu menjelaskan kembali materi yang telah diberikan. Kegiatan edukasi dan demonstrasi kompres dingin terbukti mampu meningkatkan pengetahuan serta pemahaman remaja putri mengenai penanganan nyeri dismenore secara nonfarmakologis. Program serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan reproduksi remaja.</p> Reni Trevia Ira Sri Budiarti Chichi Hafifa Transyah Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-08 2026-07-08 5 7 14 20 10.70570/jpkmmc.v5i7.2248 Laporan Praktek Kesehatan Masyarakat Di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tanjung Balai Karimun Tahun 2026 https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2272 <p>Mobilitas kapal melalui pintu masuk negara berpotensi meningkatkan penyebaran penyakit dan faktor risiko kesehatan lintas wilayah. Oleh karena itu, diperlukan instrumen pengawasan yang sesuai dengan perkembangan regulasi untuk mendukung deteksi dini, pencegahan, dan pengendalian faktor risiko kesehatan pada alat angkut kapal. Kegiatan Praktik Kesehatan Masyarakat ini bertujuan melakukan penyesuaian instrumen/formulir pengawasan faktor risiko kesehatan pada alat angkut kapal di Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Tanjung Balai Karimun. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6 April–19 Juni 2026 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, telaah dokumen, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Identifikasi dan penetapan prioritas masalah dilakukan menggunakan metode <em>Urgency, Seriousness, and Growth</em> (USG). Hasil identifikasi menemukan tiga masalah, yaitu belum optimalnya pengelolaan alat dan bahan pengawasan, instrumen pengawasan yang belum sesuai dengan peraturan terbaru, serta belum optimalnya pencatatan serah terima dokumen kekarantinaan. Hasil analisis USG menetapkan ketidaksesuaian instrumen pengawasan dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2026 sebagai prioritas utama dengan skor 15. Intervensi dilakukan melalui telaah peraturan, penyusunan indikator pengawasan faktor risiko kesehatan berpotensi kejadian luar biasa, perancangan instrumen terbaru, internalisasi dan sosialisasi kepada petugas, serta pengusulan pencetakan instrumen. Evaluasi menunjukkan bahwa instrumen yang telah disesuaikan mulai digunakan oleh petugas lapangan sebagai pedoman pengawasan kesehatan kapal. Penyesuaian instrumen ini diharapkan meningkatkan konsistensi pencatatan, ketepatan analisis risiko, serta efektivitas pengendalian faktor risiko kesehatan pada alat angkut kapal</p> Tri Ananda Saputra Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-18 2026-07-18 5 7 74 94 10.70570/jpkmmc.v5i7.2272 Edukasi Gizi Dan Pembuatan Es Krim Daun Kelor Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Di Desa Meninting https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2244 <p>Stunting masih menjadi tantangan penting dalam pembangunan kesehatan anak di Indonesia. Menurut World Health Organization (WHO), stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis, infeksi berulang, serta kurangnya stimulasi psikososial yang memadai, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Meskipun prevalensi stunting di Indonesia menunjukkan tren penurunan dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 21,6% pada tahun 2022, angka tersebut masih berada di atas ambang batas WHO, yaitu kurang dari 20%. Di Provinsi DKI Jakarta, prevalensi stunting menurun dari 18,6% pada tahun 2021 menjadi 14,8% pada tahun 2023. Namun demikian, masalah gizi pada balita masih memerlukan perhatian serius. Di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, tercatat 148 anak mengalami stunting, dan wilayah ini menjadi salah satu penyumbang tertinggi kasus stunting di Jakarta Timur. Di Kelurahan Pulo Gebang, upaya pencegahan telah dilakukan melalui Pos Gizi, namun luasnya wilayah serta keterbatasan jangkauan layanan di tingkat RW menjadi tantangan tersendiri. Berdasarkan kondisi tersebut, diperlukan upaya yang lebih dekat dengan masyarakat melalui skrining awal pengetahuan ibu dan kader serta pendampingan sederhana mengenai gizi seimbang balita. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pemahaman tentang pentingnya ASI, pengelolaan MP-ASI, serta pemilihan bahan makanan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang balita. Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu dan kader memiliki pengetahuan yang lebih baik sehingga mampu berperan aktif dalam pencegahan stunting di lingkungan keluarga dan masyarakat.</p> Eka Adithia Pratiwi Indah Wasliah Ni Putu Ariyani Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-04 2026-07-04 5 7 1 8 10.70570/jpkmmc.v5i7.2244 Workshop Penggunaan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Sanksi Tindakan Bullying https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2263 <p>Bullying merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis, sosial, maupun akademik bagi korbannya. Dalam praktiknya, proses penanganan kasus bullying dan penentuan sanksi terhadap pelaku sering kali dilakukan berdasarkan pertimbangan subjektif sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan dan ketidakkonsistenan dalam pengambilan Keputusan pemberian sanksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman guru dan tim kesiswaan mengenai penanganan kasus bullying serta memperkenalkan penggunaan Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) Penentuan Sanksi Tindakan Bullying sebagai alat bantu pengambilan keputusan. Workshop dilaksanakan melalui penyampaian materi, demonstrasi sistem, dan praktik langsung menggunakan aplikasi dengan beberapa studi kasus bullying yang telah disiapkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai bentuk bullying, mekanisme penanganannya di lingkungan sekolah, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung proses pengambilan keputusan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi melalui aplikasi SPK dapat menjadi salah satu alternatif solusi dalam mendukung proses penanganan kasus bullying secara lebih terstruktur, objektif, dan konsisten di lingkungan sekolah.</p> Fetty Ade Putri Fitri Pranita Nasution Nurhayati Rahmad Doni Arbana Syamanta Wilda Nadila Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-16 2026-07-16 5 7 53 61 10.70570/jpkmmc.v5i7.2263 Pemberian Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Anggota Pmr Di SMK Ahmad Yani Gurah Kediri https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2255 <p><strong>Latar belakang: </strong>Anggota Palang Merah Remaja (PMR) memiliki peran strategis sebagai penolong pertama di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, kesiapan dan tingkat pengetahuan yang mumpuni mengenai Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan P3K dalam meningkatkan pemahaman teori dan keterampilan praktis anggota PMR.</p> <p><strong>Metode: </strong>Penelitian ini menggunakan desain <em>pre-experimental </em>dengan rancangan <em>one-group pretest-posttest</em>. Subjek penelitian anggota PMR sejumlah 80 peserta yang diberikan intervensi berupa pelatihan intensif P3K, mencakup materi penanganan luka, pembidaian, evakuasi korban, serta resusitasi jantung paru (RJP). Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 - 30 Mei 2026 di SMK Ahmad Yani Gurah Kediri. Evaluasi tingkat pengetahuan dilakukan sebelum (<em>pretest</em>) dan sesudah (<em>posttest</em>) intervensi menggunakan instrumen kuesioner yang telah divalidasi. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji komparatif.</p> <p><strong>Hasil: </strong>Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada tingkat pengetahuan peserta setelah diberikan pelatihan. Nilai rata-rata <em>pretest </em>peserta sebelum intervensi berada pada kategori rendah, yaitu sebesar <strong>44,22</strong>. Namun, setelah mengikuti program pelatihan, nilai rata-rata <em>posttest </em>meningkat secara signifikan menjadi <strong>85,75</strong>. Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi edukasi P3K efektif dalam mendongkrak pemahaman peserta secara substantif.</p> <p><strong>Kesimpulan: </strong>Pelatihan P3K terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapan anggota PMR. Peningkatan nilai yang signifikan ini diharapkan dapat memperkuat peran aktif anggota PMR sebagai unit respons cepat dalam menangani insiden kecelakaan di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Program edukasi serupa disarankan untuk dilakukan secara berkala demi menjaga retensi pengetahuan peserta.</p> <p><strong>Kata Kunci: </strong>P3K, Palang Merah Remaja (PMR), Pelatihan, <em>Pretest</em>, <em>Posttest</em>.</p> Sutiyah Heni Lilik Setiawan Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-14 2026-07-14 5 7 35 44 10.70570/jpkmmc.v5i7.2255 Implementasi Edukasi Terapi Komplementer Melalui Pelatihan Pijat Bayi Bagi Ibu Balita Di Posyandu Kenanga https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2250 <p>Pemanfaatan pijat bayi oleh ibu masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan dan keterampilan dalam melakukan teknik pijat yang benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita mengenai terapi komplementer melalui pelatihan pijat bayi di Posyandu Kenanga. Kegiatan ini melibatkan 30 ibu yang memiliki balita sebagai peserta dan kader Posyandu Kenanga sebagai mitra pendukung. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik pijat bayi, praktik langsung dengan pendampingan, serta evaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta dan mampu mempraktikkan teknik pijat bayi. </p> Hanik Khairun Nisa Susmita Suci Sulistyorini Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-12 2026-07-12 5 7 21 26 10.70570/jpkmmc.v5i7.2250 Edukasi Pola Asuh Dan Pencegahan Picky Eater Pada Anak Usia Pra Sekolah Di TK Nur Ilaahi Kota Padang https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2245 <p>Perilaku <em>Picky Eater</em> pada anak usia pra sekolah merupakan salah satu permasalahan gizi yang sering dijumpai dan dapat berdampak pada ketidakseimbangan asupan zat gizi serta gangguan pertumbuhan anak. Faktor utama yang mempengaruhi kondisi ini adalah pola asuh makan yang kurang tepat, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di TK Nur Ilaahi Kota Padang Tahun 2025 dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua serta guru dalam menerapkan pola asuh makan yang responsif sebagai upaya pencegahan perilaku. Metode kegiatan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, simulasi teknik <em>responsive feeding</em>, demonstrasi penyusunan menu sehat anak pra sekolah, serta pendampingan singkat. Peserta kegiatan berjumlah 40 orang yang terdiri dari 30 orang tua dan 10 guru TK. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan peserta sebesar ≥30% setelah diberikan edukasi. Peserta juga menunjukkan kemampuan dalam mempraktikkan teknik pemberian makan yang sehat dan menyenangkan. Luaran kegiatan ini berupa modul edukasi pola asuh makan, leaflet pencegahan Picky Eater, serta artikel ilmiah untuk publikasi jurnal. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pembentukan kebiasaan makan sehat anak usia pra sekolah serta mendukung upaya pencegahan masalah gizi di lingkungan sekolah.</p> Ririn Afrira Esa Putri Liinda Wati Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-04 2026-07-04 5 7 9 13 10.70570/jpkmmc.v5i7.2245 Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Jiwa Remaja Melalui Edukasi “Jiwa Sehat Masa Depan Cerah” Di SMA Negeri 4 Kota Bengkulu https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2264 <p>Kesehatan jiwa merupakan salah satu komponen penting dalam pembentukan kualitas hidup remaja. Berbagai perubahan biologis, psikologis, dan sosial pada masa remaja meningkatkan risiko terjadinya stres, kecemasan, maupun gangguan emosional apabila tidak disertai kemampuan adaptasi yang baik. Kurangnya pengetahuan mengenai kesehatan jiwa menyebabkan remaja sering kali tidak mampu mengenali maupun mengelola masalah psikologis yang dialaminya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pentingnya menjaga kesehatan jiwa melalui program edukasi "Jiwa Sehat Masa Depan Cerah". Kegiatan dilaksanakan di SMAN 4 Kota Bengkulu pada tanggal 24 Juli 2025 dengan melibatkan 28 siswa kelas XG. Metode yang digunakan meliputi survei awal, penyuluhan kesehatan menggunakan media presentasi dan leaflet, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara aktif, mampu menjelaskan kembali konsep dasar kesehatan jiwa, faktor yang memengaruhi kesehatan mental, serta strategi menjaga kesehatan jiwa dalam kehidupan sehari-hari. Antusiasme peserta selama diskusi dan evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan jiwa. Program edukasi ini menjadi salah satu bentuk promosi kesehatan berbasis sekolah yang efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan jiwa remaja sehingga diharapkan dapat mendukung terbentuknya generasi yang sehat secara mental dan produktif.</p> Susilawati Lussyefrida Yanti Larra Fredrika Noverianto Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-17 2026-07-17 5 7 62 73 10.70570/jpkmmc.v5i7.2264 Edukasi Dan Skrining Dini Risiko Depresi Mahasiswa Berdasarkan Indikator Beban Kehidupan https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2262 <p>Kesehatan mental mahasiswa perlu mendapat perhatian karena beban kehidupan dapat meningkatkan risiko depresi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai kesehatan mental serta melaksanakan skrining dini risiko depresi berdasarkan indikator beban kehidupan. Kegiatan diikuti oleh 65 mahasiswa melalui tahapan edukasi, pengisian form skrining, pendampingan, dan evaluasi. Form skrining disusun berdasarkan delapan indikator, yaitu beban akademik, beban finansial, hubungan sosial, beban keluarga, kondisi pribadi, gaya hidup, masa depan, dan media sosial. Hasil skrining menunjukkan 6,15% peserta berada pada kategori normal, 27,69% risiko depresi ringan, 61,54% risiko depresi sedang, dan 4,62% risiko depresi berat. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya deteksi dini dan diharapkan menjadi program preventif berkelanjutan untuk mendukung kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi.</p> Dini Ridha Dwiki Putri Muhammad Reza Fahlevi Ulfah Indriani Elvin Syahrin Muhammad Sadikin Rini Oktari Batubara Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia 2026-07-15 2026-07-15 5 7 45 52 10.70570/jpkmmc.v5i7.2262