Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm <p align="justify"><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)</strong> adalah Jurnal Pengabdian Masyarakat untuk scope Multidisiplin Ilmu, dengan scope keilmuan seperti Kesehatan (Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll)<strong>, </strong>Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya.</p> <p align="justify"><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)</strong> is indexed by:<br /><a href="https://scholar.google.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/GS.png" alt="scholar" width="100" height="39" /></a> <a href="https://neliti.com/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/neliti.png" alt="neliti" width="100" height="39" /></a> <a href="hhttps://garuda.kemdikbud.go.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/garuda.png" alt="garuda" width="100" height="39" /></a> <a href="https://onesearch.id/" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/Onesearch.png" alt="onesearch" width="100" height="39" /></a><a href="https://www.crossref.org" target="_top"><img src="https://jejakdosen.com/wp-content/uploads/2022/10/crossref.png" alt="crossref" width="100" height="39" /></a></p> <table class="data" width="100%" bgcolor="#f3fff0"> <tbody> <tr valign="top"> <td width="20%">Journal title</td> <td width="80%"><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia (JPKM-MC)</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Subject</td> <td width="80%">(Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Masyarakat, Kedokteran, Analis, Rekam Medis dll)<strong>, </strong>Ilmu Komputer, Kemasyarakatan, Manajemen, Ekonomi, Manajemen, Agama, Ilmu Hukum, Pendidikan, Pertanian, Sastra, Teknik, Dan Bidang Ilmu Lainnya</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Language</td> <td width="80%">English (preferred), Indonesia</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">ISSN</td> <td width="80%">2963-2188</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Frequency</td> <td width="80%">12 issues per year </td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">DOI</td> <td width="80%"><strong>10.70570</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Acreditation</td> <td width="80%">-</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Editor-in-chief</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=rKcgrxkAAAAJ&amp;hl=id&amp;authuser=1" target="_blank" rel="noopener"><strong>Ade Herman Surya Direja</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Publisher</td> <td width="80%">Yayasan Pendidikan Mandira Cendikia</td> </tr> <tr valign="top"> <td width="20%">Citation Analysis</td> <td width="80%"><a href="https://scholar.google.com/citations?user=CzH2vu0AAAAJ&amp;hl=en">Google Scholar</a></td> </tr> </tbody> </table> en-US Fri, 04 Sep 2026 14:28:39 +0700 OJS 3.3.0.11 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Edukasi Kesehatan Berbasis Prinsip Etik Keperawatan dalam Penyelesaian Masalah pada Pasien Tuberkulosis Paru https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2444 <p>Tingginya kasus tuberkulosis (TB) di Indonesia dipengaruhi oleh rendahnya kepatuhan pengobatan dan minimnya pengetahuan pencegahan penularan. Hal ini berpotensi meningkatkan kegagalan terapi dan risiko <em>Multidrug-Resistant</em> TB (MDR-TB). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai kepatuhan pengobatan serta pencegahan penularan berbasis prinsip etik keperawatan (<em>autonomy, beneficence, non-maleficence</em>). Metode yang digunakan meliputi edukasi, diskusi, peragaan serta <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em> untuk evaluasi. Edukasi kesehatan dilakukan kepada para pasien TB paru dan Pengawas Minum Obat (PMO) keluarga di Kabupaten Karimun. Media yang digunakan meliputi materi presentasi, leaflet, dan demonstrasi etika batuk. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi dan tanya jawab. Hasil menunjukkan bahwa sebelum edukasi, pasien tidak patuh berobat, menolak isolasi, dan belum menerapkan etika batuk, serta peran PMO belum optimal. Pasca-edukasi, pasien dan keluarga menunjukkan peningkatan pemahaman yang signifikan dan kesediaan untuk menerapkan perilaku pencegahan serta kepatuhan terapi. Edukasi berbasis pendekatan komunitas dan prinsip etik efektif meningkatkan kesadaran pengelolaan TB secara komprehensif, mendukung keberhasilan terapi, serta mencegah risiko MDR-TB.</p> Utari Christya Wardhani Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2444 Wed, 16 Sep 2026 00:00:00 +0700 Edukasi Interaktif Melalui Permainan “Kartu Sigap (Siaga, Gaul, Peduli HIV/Aids)” Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Tentang HIV/Aids Di SMP Negeri 41 Batam https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2427 <p>HIV/AIDS masih menjadi masalah Kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian pada kelompok remaja. Terbatasanya informasi dan kebutuhan akan media edukasi yang menarik mendorong penerapan permainan Kartu SIGAP (Siaga, Gaul, Peduli HIV/AIDS) sebagai media edukasi Kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS sebelum dan setelah dilakukan pemberian intervensi melalui permainan Kartu SIGAP. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 41 Batam pada bulan Juli 2026 yang melibatkan 40 siswa kelas VII. Pengabdian kepada masyarakat ini meliputi lima tahapan diantaranya tahap persiapan, pretest, penguatan materi HIV/AIDS, permainan Kartu SIGAP, serta posttest. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dengan memberikan permainan Kartu SIGAP kemudian peserta dibagi menjadi 4 kelompok; kartu pertanyaan dan kartu jawaban dibagikan secara acak untuk dicari pasangannya, kemudian peserta mendiskusikan isi kartu bersama pasangan. Hasil menunjukkan bahwa sebelum permainan didapatkan 4 peserta (10%) memiliki pengetahuan baik, 19 peserta (47%) kategori cukup, dan 17 peserta (43%) kategori kurang. Setelah permainan, seluruh 40 peserta (100%) berada pada kategori pengetahuan baik.</p> Aminah Aatinaa Adhyatma, Yulinda Laska, Oktaviana Ade Saputri Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2427 Sun, 13 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pendidikan Kesehatan Dengan Tema “Edukasi Kesehatan Reproduksi pada Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Pencegahan Risiko Reproduksi” https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2373 <p>HIV/AIDS tetap menjadi tantangan kesehatan global yang signifikan karena dampaknya yang luas terhadap aspek medis, psikososial, dan kualitas hidup individu. Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) memiliki kerentanan ganda, tidak hanya terhadap risiko oportunistik, tetapi juga terhadap berbagai gangguan kesehatan reproduksi yang kompleks. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan reproduksi menjadi salah satu intervensi penting dalam meningkatkan pengetahuan ODHA mengenai kesehatan reproduksinya, serta mencegah terjadinya risiko komplikasi dan penularan.</p> <p>Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ODHA mengenai kesehatan reproduksi yang aman, pencegahan infeksi menular seksual, penggunaan kontrasepsi yang tepat, serta upaya pencegahan penularan HIV kepada pasangan maupun anak. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif melalui penyuluhan, diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion), dan pemberian leaflet. Program ini melibatkan partisipasi aktif peserta sehingga materi dapat dipahami secara optimal.</p> <p>Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya kesehatan reproduksi, perilaku seksual yang aman, serta kepatuhan terhadap pengobatan antiretroviral. Pendidikan kesehatan reproduksi terbukti menjadi salah satu strategi efektif dalam mendukung kualitas hidup ODHA serta menurunkan risiko penularan HIV.</p> Wulan Novika Ambarsari, Adita Irmawanti, Briefman Tampubolon, Rahayu Savitri, Budi Riayanto, Novi fitri Andias, Fika Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2373 Wed, 09 Sep 2026 00:00:00 +0700 Edukasi Pencegahan Dan Penanganan Gangguan Lambung Pada Masyarakat https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2450 <p>Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan perilaku preventif masyarakat terhadap gangguan lambung melalui program edukasi kesehatan komunitas yang terstruktur. Latar belakang kegiatan ini didasarkan pada masih tingginya beban gastritis dan dispepsia fungsional di Indonesia, yang berkaitan erat dengan pola makan tidak teratur, konsumsi makanan pedas dan berkafein secara berlebihan, tekanan psikososial, serta kebiasaan swamedikasi yang tidak tepat dan masih sering diabaikan oleh masyarakat, khususnya warga di sekitar RS Awal Bros Ujung Batu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan komunitas yang partisipatif dan edukatif, meliputi penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan terhadap [jumlah peserta] peserta dewasa yang dipilih secara purposif dari wilayah kerja rumah sakit pada bulan Agustus 2026. Pemahaman peserta diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang diberikan sebelum dan sesudah sesi edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rerata skor pengetahuan peserta meningkat dari [skor pre-test] pada pre-test menjadi [skor post-test] pada post-test, atau setara peningkatan sebesar [persentase] persen, dengan peningkatan paling menonjol pada pemahaman mengenai faktor risiko dan upaya pencegahan dini gangguan lambung. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam memperkuat literasi kesehatan masyarakat, mendorong kebiasaan swamedikasi yang lebih rasional, serta meningkatkan kesediaan peserta untuk menerapkan pola makan yang ramah bagi lambung. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis bukti yang disampaikan secara interaktif dan partisipatif efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran preventif masyarakat terhadap gastritis dan dispepsia. Temuan ini menunjukkan bahwa model edukasi serupa memiliki potensi besar untuk direplikasi secara berkelanjutan pada program pengabdian masyarakat berbasis rumah sakit maupun fasilitas layanan primer lainnya.</p> Fani Farhansyah Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2450 Wed, 23 Sep 2026 00:00:00 +0700 Edukasi Bahaya Komsumsi Gula Berlebihan Pada Anak Di SD Swasta Advent Tanah Baru Tahun 2026 https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2432 <p><em>Karbohidrat&nbsp; merupakan salah satu zat gizi yang memiliki fungsi primer sebagai sumber energi, yang sangat dibutuhkan oleh manusia. Namun bila dikomsumsi berlebihan dapat menimbulkan bahaya pada kesehatan. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada anak untuk mengurangi komsumsi gula berlebihan sejak dini. Sasaran kegiatan ini adalah 40 orang siswa SD. Metode yang digunakan pada penyuluhan ini adalah ceramah, melalui media presentasi powerpoint. Hasil yang dapatkan pada penyuluhan ini adalah; Skor pre test pengetahuan adalah 28 (70%) pada ketegori baik, 9 (22.5%) cukup, dan 3 (7.5%) kategori kurang. Sedangkan skor post test adalah 35 (87.5%) kategori baik, 5 (12,5%) kategori cukup, dan tidak terdapat peserta yang berada pada kategori kurang.&nbsp; Berdasarkan uji Wilcoxon, didapatkan p value 0,002 (α &lt; 0.05), dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan tentang bahaya komsumsi gula berlebihan. Melalui penyuluhan ini diharapkan siswa dapat menumbuhkan komitmen untuk mengurangi kebiasaan mengkomsumsi makanan manis dan perlu pendampingan dan pengawasan dari guru dan orang tua.</em></p> Fitriany Suangga, Siska Natalia Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2432 Sun, 13 Sep 2026 00:00:00 +0700 Psikoedukasi Kesehatan Seksual Dan Mental Remaja Melalui Wadah Pendidikan Digital Di Kota Batam https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2426 <p>Remaja merupakan salah satu fase dalam kehidupan manusia yang memiliki pola perkembangan yang cukup kompleks baik dari segi fisik maupun psikologis. Berbagai</p> <p>tantangan yang dihadapi pada masa remaja dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja baik dari faktor internal maupun eksternal. Dengan adanya psikoedukasi berbasis digital diharapkan adanya peningkatan pengetahuan yang akhirnya akan memmpengaruhi respon remaja terhadap gangguan Kesehatan mental. Gangguan mental tidak hanya berdampak jangka panjang tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan seksual. Dampaknya tidak hanya melibatkan fungsi biologis, tetapi juga perilaku seksual yang berisiko seperti Seks bebas, Kehamilan yang tidak diinginkan, Aborsi, HIV penyimpangan seksual. dampak lanjutan dari perilaku tersebut dapat menyebabkan Kecemasan dan Stres yang berlebihan.Kegiatan Pengabdian masyarakat ini berupa psikoedukasi oleh Psikolog untuk mengukur sejauh mana pengetahuan remaja bisa mempengaruhi cara merespon terhadap kondisi mental dan seksual remaja dan pada kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan remaja. Hasil Pengabdian didapatkan hasil setelah diberikan penyuluhan terkait materi Kesehatan mental dan seksual remaja, nilai post test pada kategori tingkat pengetahuan baik meningkat menjadi 20 orang ( 7,8 %), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 orang ( 5,49 %) dan Pengetahuan Kurang berkurang menjadi 5 orang (1,95%)</p> Eka Fitri Amir, Netty Herawaty Purba Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2426 Sun, 13 Sep 2026 00:00:00 +0700 Pemeriksaan Kesehatan Sebagai Upaya Deteksi Dini Masalah Kesehatan Pada Remaja Di SMA X Kota Batam https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2354 <p>Remaja adalah kelompok usia yang berada pada fase pertumbuhan dan perkembangan yang pesat sehingga membutuhkan perhatian terhadap kondisi kesehatan secara menyeluruh. Berbagai masalah kesehatan pada remaja dapat terjadi tanpa menunjukkan gejala yang jelas sehingga pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan sebagai salah satu upaya deteksi dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan pada remaja serta meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, pengukuran tanda-tanda vital, pengukuran berat badan dan tinggi badan, perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta pemberian edukasi kesehatan tentang gaya hidup sehat pada remaja. Kegiatan dilaksanakan pada 24 Juli 2026 di SMA X Kota Batam, dengan sasaran sebanyak 40 remaja. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebagian besar (95%) berada dalam kondisi kesehatan yang baik, namun ditemukan beberapa peserta dengan masih kurang melakukan aktivitas fisik dan pola makan beresiko, Kegiatan edukasi mendapatkan respons positif dari peserta yang ditunjukkan dengan keaktifan dalam mengikuti pemeriksaan dan diskusi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menjadi salah satu upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini masalah kesehatan serta meningkatkan kesadaran remaja untuk menerapkan perilaku hidup sehat</p> Sri Muharni, Umi Eliawati, Annisa Rahmi Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/2354 Fri, 04 Sep 2026 00:00:00 +0700