Analisis Persepsi Gaya Kepemimpinan Otoriter Bagi Gen Z Dan Gen Milenial

Authors

  • Dian Juliarti Bantam Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
  • Maulinda Dyah Ayu Ningtyas UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI
  • Windi Ayu Lestari Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta
  • Rahma Fitriani Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta

Abstract

Perbedaan latar belakang perkembangan zaman dan teknologi setiap generasi mengakibatkan perbedaan persepsi atau cara pandang dalam banyak aspek. Salah satunya dalam bidang pekerjaan adalah perbedaan persepsi terkait gaya kepemimpinan. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui perbedaan persepsi gaya kepemimpinan otoriter gen z dan gen milenialPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdapat 6 orang yaitu 3 orang generasi Milenial dan 3 orang generasi Z yang pernah bekerja di bawah kepemimpinan otoriter. Instrumen yang digunakan yaitu pedoman wawancara (interview guide), buku catatan dan perekam suara. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat perbedaan persepsi gaya kepemimpinan otoriter antara Gen Z dan Gen Milenial. Gen Z cenderung menyukai gaya kepemimpinan partisipasif dan terkontrol secara ketat (otoriter). Sedangkan Gen Milenial lebih menyukai gaya kepemimpinan yang memberikan kebebasan. Gen Z condong pada pekerjaan yang pasti dan terarah sehingga meningkatkan motivasinya dalam bekerja. Gen Milenial menganggap untuk mengexplore diri membutuhkan pekerjaan yang memberikan kebebasan dan kepemimpinan otoriter menjadi hambatan utama dalam hal tersebut

Downloads

Published

2024-04-17

How to Cite

Dian Juliarti Bantam, Maulinda Dyah Ayu Ningtyas, Windi Ayu Lestari, & Rahma Fitriani. (2024). Analisis Persepsi Gaya Kepemimpinan Otoriter Bagi Gen Z Dan Gen Milenial. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia, 2(10), 25–34. Retrieved from https://journal.mandiracendikia.com/index.php/mdi/article/view/1100

Issue

Section

JIP-MC

Most read articles by the same author(s)