Hubungan Pola Tidur Dan Aktivitas Fisik Dengan Fungsi Kognitif Pada Lansia Di Desa Leuwikoja Kabupaten Cianjur Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.70570/jkmc.v5i1.2303Keywords:
Lansia, Pola Tidur, Aktivitas Fisik, Fungsi KognitifAbstract
Penurunan fungsi kognitif merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia akibat proses penuaan. Fungsi kognitif dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama pola tidur dan aktivitas fisik. Pola tidur yang buruk serta rendahnya aktivitas fisik dapat mempercepat penurunan fungsi kognitif dan menurunkan kualitas hidup lansia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola tidur dan aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan rancangan cross-sectional. Sampel berjumlah 134 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), Physical Activity Scale for the Elderly (PASE), dan Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola tidur dengan fungsi kognitif pada lansia (p-value < 0,05) serta antara aktivitas fisik dengan fungsi kognitif pada lansia (p-value < 0,05). Kesimpulan: Pola tidur yang baik dan aktivitas fisik yang cukup berperan penting dalam mempertahankan fungsi kognitif pada lansia. Oleh karena itu, peningkatan kualitas tidur dan aktivitas fisik perlu menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan lansia






