Pengaruh Pemberian Aromaterapi Dari Ekstrak Eco Enzyme Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.70570/jkmc.v5i1.2446Keywords:
Aromaterapi, Eco Enzyme, Kualitas Tidur, Lansia, PSQIAbstract
Kualitas tidur merupakan salah satu aspek penting dalam mempertahankan fungsi fisiologis dan psikologis pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi dari ekstrak eco enzyme terhadap kualitas tidur lansia di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Agung Palik Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2026. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan pretest-posttest pada 45 lansia. Pengukuran kualitas tidur dilakukan menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) sebelum dan sesudah intervensi. Aromaterapi diberikan menggunakan diffuser LED Light berisi 220 ml ekstrak eco enzyme, dinyalakan 5 menit sebelum tidur dan selama tidur, satu kali setiap malam selama 3 hari. Analisis data dilakukan menggunakan uji Shapiro-Wilk dan Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum intervensi, seluruh responden (45 orang; 100%) memiliki kualitas tidur buruk dengan rata-rata skor PSQI 10,98 ± 2,21. Setelah intervensi, sebanyak 38 responden (84,4%) memiliki kualitas tidur baik dan 7 responden (15,6%) masih memiliki kualitas tidur buruk, dengan rata-rata skor PSQI 4,62 ± 1,25. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = -5,856 dan p = 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian, terdapat pengaruh yang signifikan pemberian aromaterapi dari ekstrak eco enzyme terhadap kualitas tidur lansia.






