Pengaruh Edukasi Kesehatan Reproduksi Terhadap Sikap Dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Putri Di MA Nurul Hasan Desa Brani Wetan Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v4i11.1997Keywords:
Edukasi Kesehatan Reproduksi, Sikap, Kesehatan Reproduksi, Remaja PutriAbstract
Masalah kesehatan reproduksi pada remaja merupakan isu penting yang berdampak pada kualitas hidup dan masa depan generasi muda. Berdasarkan data awal di MA Nurul Hasan, sebanyak 45,5% remaja putri mengalami gangguan kesehatan reproduksi seperti keputihan abnormal dan menstruasi tidak teratur. Hal ini menandakan rendahnya pemahaman dan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan reproduksi terhadap sikap dalam menjaga kesehatan reproduksi pada remaja putri.Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest. Sampel berjumlah 62 siswi kelas XI MA Nurul Hasan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Edukasi diberikan menggunakan metode ceramah disertai media leaflet dan LCD. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diujikan sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan sikap positif setelah pemberian edukasi. Edukasi kesehatan reproduksi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya menjaga kebersihan organ intim, mengenali siklus menstruasi, serta mencegah penyakit menular seksual.Edukasi kesehatan reproduksi berpengaruh positif terhadap perubahan sikap remaja putri dalam menjaga kesehatan reproduksi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pelaksanaan edukasi kesehatan secara berkelanjutan di sekolah sebagai upaya promotif dan preventif terhadap masalah kesehatan reproduksi remaja.







