Asuhan Keperawatan Pada Ibu Hamil Dengan Placenta Previa Acreta dan Perdarahan Antepartum Di RSUP Dr. Sardjito: Pendekatan Teori Self Care Orem

Authors

  • Riris Chintya Helieniastuti Universitas Jember

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v4i11.2007

Keywords:

Perdarahan Antepartum, Placenta Previa Acreta, Teori Orem, Self-Care

Abstract

Perdarahan antepartum merupakan penyebab utama morbiditas ibu dan mortalitas perinatal, dengan placenta previa dan placenta accreta spectrum (PAS) sebagai faktor tersering. Studi kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada ibu hamil dengan placenta previa acreta menggunakan pendekatan Self-Care Deficit Nursing Theory (SCDNT) Orem. Penelitian dilakukan pada Ny. M, usia 43 tahun, di RSUP Dr. Sardjito melalui wawancara, observasi, dan telaah rekam medis. Ditemukan empat diagnosis keperawatan: risiko perdarahan, risiko gangguan hubungan ibu-janin, kesiapan meningkatkan koping keluarga, dan kesiapan meningkatkan manajemen kesehatan. Intervensi difokuskan pada tirah baring, transfusi, rehidrasi, dan edukasi tanda bahaya. Penerapan teori Orem meningkatkan kemandirian pasien, keterlibatan keluarga, dan kesiapan menghadapi komplikasi. Kesimpulannya, pendekatan self-care berbasis teori Orem efektif meningkatkan keselamatan ibu dan janin pada kehamilan risiko tinggi

Downloads

Published

2025-11-23

How to Cite

Riris Chintya Helieniastuti. (2025). Asuhan Keperawatan Pada Ibu Hamil Dengan Placenta Previa Acreta dan Perdarahan Antepartum Di RSUP Dr. Sardjito: Pendekatan Teori Self Care Orem . Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 4(11), 160–165. https://doi.org/10.70570/jikmc.v4i11.2007

Issue

Section

Articles