Pengetahuan Ibu Tentang Penyebab Gagal Ginjal Pada Anak Usia 6-12 Tahun Di Dusun Ngelo Desa Sukorame Kabupaten Trenggalek
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i2.2111Keywords:
Pengetahuan Ibu, Gagal Ginjal, Anak Usia 6-12 TahunAbstract
Gagal ginjal bisa menyerang pada anak usia 6-12 tahun yang terjadi akibat zat kimia berbahaya yang terkandung dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak. Ibu yang tidak memiliki pengetahuan mengenai penyebab gagal ginjal pada anak kemungkinan besar mengalami keterbatasan informasi terkait faktor penyebab gagal ginjal pada anak. Penting bagi ibu memiliki pengetahuan tentang penyebab gagal ginjal pada anak agar tidak meningkat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang penyebab gagal ginjal pada anak usia 6-12 tahun di dusun Ngelo desa Sukorame Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek. Desain penelitian Deskriptif, populasi ibu yang memiliki anak usia 6-12 tahun berjumlah 112 ibu, sampel berjumlah 36 responden, dengan teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling. Penelitian dilaksanakan tanggal 17 Maret – 12 April 2025 di Dusun Ngelo Desa Sukorame Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek. Dengan variabel tunggal yaitu Pengetahuan ibu tentang penyebab gagal ginjal pada anak usia 6-12 tahun, instrument penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisa dengan rumus persentase dan diinterprestasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian dari 36 responden, sebagian besar responden yaitu 26 responden (72%) memiliki pengetahuan baik, sebagian kecil dari responden yaitu 6 responden (17%) memiliki peran cukup dan sebagian kecil responden yaitu 4 responden (11%) ibu memiliki pengetahuan kurang. Faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu yaitu, usia, pendidikan terakhir, pekerjaan, penghasilan perbulan, jumlah anak, pernah mendapatkan informasi tentang penyakit gagal ginjal, sumber informasi yang di dapat. Untuk meningkatkan pengetahuan ibu yang kurang diharapkan pemerintah desa memberikan penyuluhan pada ibu dan ibu dapat memperbanyak informasi tentang penyebab gagal ginjal melalui media elektronik, media cetak maupun tenaga kesehatan.







