Pengetahuan Remaja Tentang Sarapan, Kebiasaan Sarapan, Dan Status Gizi Pada Remaja Di SMP Negeri 2 Tuban
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2399Keywords:
Pengetahuan, Kebiasaan Sarapan, Status Gizi, RemajaAbstract
Pertumbuhan optimal pada masa remaja sangat bergantung pada pemenuhan gizi seimbang. Namun, kebiasaan melewatkan sarapan masih marak di kalangan remaja dan berpotensi memengaruhi status gizi mereka. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan remaja tentang sarapan, kebiasaan sarapan, dan status gizi remaja di SMP Negeri 2 Tuban.
Desain penelitian ini deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi berjumlah 124 siswa kelas VIII, dengan sampel 95 remaja yang dipilih menggunakan teknik probability sampling melalui simple random sampling. Data pengetahuan, kebiasaan sarapan, dan karakteristik orang tua dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan status gizi diukur melalui Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil menunjukkan sebagian besar (82,1%) remaja memiliki pengetahuan tentang sarapan yang baik, sebagian besar (58,9%) memiliki kebiasaan sarapan rutin, dan sebagian besar (63,2%) memiliki status gizi normal. Kondisi tersebut banyak ditemukan pada remaja dengan orang tua berpendidikan SMA dan orang tua yang bekerja.
Pengetahuan yang baik berperan dalam membentuk kebiasaan sarapan yang rutin, yang selanjutnya mendukung pemenuhan energi harian dan status gizi normal. Karakteristik orang tua turut berpengaruh dalam membentuk perilaku makan remaja.







