Konsumsi Junk Food Dengan Kejadian Hipertensi Pada Peserta Prolanis Di Puskesmas Wire

Authors

  • Deswita Satriani Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Su'udi Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Titik Sumiatin Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Wahyuningsih Triana Nugraheni Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2420

Keywords:

Konsumsi Junk food, Hipertensi, Peserta Prolanis

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama, baik di Indonesia maupun secara global. Salah satu penyebabnya adalah konsumsi junk food, yang mengandung banyak kalori, natrium, dan lemak jenuh serta dapat meningkatkan tekanan darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara konsumsi junk food dan kejadian hipertensi yang terjadi pada peserta Prolanis di Puskesmas Wire. Metode: Untuk menganalisis korelasi, penelitian ini menggunakan desain cross-sectional, dengan kejadian hipertensi sebagai variabel terikat dan konsumsi junk food sebagai variabel bebas. Untuk memilih sampel, metode purposive sampling digunakan penelitian sebanyak 92 orang dari total 120 peserta Prolanis di Puskesmas Wire. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran tekanan darah dan penggunaan kuesioner. Uji Chi-Square juga dilakukan dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa mayoritas sebagian besar peserta Prolanis (53,3%) menderita hipertensi dan rutin mengonsumsi junk food. Dengan nilai p kurang dari 0,001, uji chi-square menunjukkan hubungan yang signifikan antara konsumsi junk food dan kejadian hipertensi pada peserta Prolanis di Puskesmas Wire. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa konsumsi junk food dapat meningkatkan tekanan darah serta berpotensi mengganggu pengendalian tekanan darah.

Downloads

Published

2026-09-13

How to Cite

Deswita Satriani, Su’udi, Titik Sumiatin, & Wahyuningsih Triana Nugraheni. (2026). Konsumsi Junk Food Dengan Kejadian Hipertensi Pada Peserta Prolanis Di Puskesmas Wire. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 5(9), 667–674. https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2420

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 4 5 6 7 8 9