Pola Tidur Dengan Risiko Hipertensi Pada Remaja Di Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga Kampus Tuban

Authors

  • Halimatus Sya’diyah Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Su’udi Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Titik Sumiatin Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Yasin Wahyurianto Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2438

Keywords:

Pola Tidur, Risiko Hipertensi, Remaja

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan esensial yang memegang peranan krusial dalam pemeliharaan homeostasis tubuh. Penurunan kualitas tidur berpotensi memicu disfungsi fisiologis yang berdampak pada kenaikan tekanan darah, sehingga meningkatkan presipitasi risiko hipertensi. Pada populasi remaja, gangguan tidur kerap terpresipitasi oleh beban akademik, durasi keterpaparan gawai, dan dinamika gaya hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara pola tidur dengan tingkat risiko hipertensi pada remaja di Program Studi D3 Keperawatan Kampus Tuban.Penelitian kuantitatif ini mengaplikasikan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi mencakup 226 mahasiswa D3 Keperawatan Kampus Tuban, di mana 140 responden dipilih sebagai sampel melalui metode simple random sampling. Pola tidur diposisikan sebagai variabel independen dan diukur menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), sedangkan risiko hipertensi sebagai variabel dependen diukur melalui tensimetri. Pengujian hipotesis dilakukan mengaplikasikan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi alpha = 0,05.Hasil pengolahan data mengindikasikan bahwa 79 responden (56,4%) memiliki pola tidur kategori buruk, sementara 61 responden (43,6%) tergolong baik. Pada variabel tekanan darah, 112 responden (80%) berada pada kategori tidak berisiko hipertensi dan 28 responden (20%) teridentifikasi berisiko hipertensi. Uji statistik Chi-Square menghasilkan p-value= 0,002 (p < 0,05), yang membuktikan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara pola tidur dan risiko hipertensi pada remaja di lokasi studi.Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pola tidur berbanding lurus dengan risiko kecenderungan hipertensi pada usia remaja. Gangguan pola tidur diduga mengganggu sistem regulasi kardiovaskular akibat terganggunya pemulihan fisiologis. Oleh karena itu, intervensi edukatif mengenai kebersihan tidur (sleep hygiene) sangat penting diupayakan sebagai langkah preventif hipertensi sejak dini.

Downloads

Published

2026-09-15

How to Cite

Halimatus Sya’diyah, Su’udi, Titik Sumiatin, & Yasin Wahyurianto. (2026). Pola Tidur Dengan Risiko Hipertensi Pada Remaja Di Program Studi Keperawatan Program Diploma Tiga Kampus Tuban. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 5(9), 820–826. https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2438

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 5 6 7 8 9 10