Pengaruh Terapi Hand Massage Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Pasien Pre Operasi Di Rumah Sakit Prima Husada Malang
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i10.2494Keywords:
Hand Massage, Kecemasan, Pre OperasiAbstract
Kecemasan merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani operasi, terutama pada fase pre-operasi. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat memengaruhi kondisi fisiologis seperti peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, yang berpotensi memperburuk hasil tindakan pembedahan. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan kecemasan adalah terapi hand massage yang memberikan efek relaksasi melalui stimulasi saraf dan peredaran darah.
Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan two group pretest-posttest with control group design. Populasi penelitian adalah seluruh pasien pre-operasi appendiktomi di Rumah Sakit Prima Husada Malang. Sampel berjumlah 96 responden, terdiri dari 48 kelompok intervensi dan 48 kelompok kontrol, yang diambil dengan teknik accidental sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji paired sample T-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Sebelum diberikan intervensi, sebagian besar responden mengalami kecemasan berat (54,2%) dan sangat berat (25,0%). Setelah diberikan terapi hand massage, terjadi penurunan tingkat kecemasan menjadi kategori ringan (50,0%) dan sedang (50,0%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara terapi hand massage terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre-operasi (p < 0,05). Terapi hand massage terbukti efektif dalam menurunkan kecemasan pasien pre-operasi karena mampu memberikan efek relaksasi melalui stimulasi saraf dan peningkatan sirkulasi darah. Intervensi ini dapat menjadi alternatif tindakan keperawatan nonfarmakologis yang aman, mudah diterapkan, dan efektif untuk meningkatkan kenyamanan pasien sebelum menjalani operasi.







