Penyelesaian Soal Cerita Matematika Materi Perbandingan Dengan Metode Asosiasi Garis Bagi Guru SD Di Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v4i11.1999Keywords:
Soal cerita, Perbandingan, Asosiasi garis, Pelatihan guru, Pembelajaran konkretAbstract
Kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika, khususnya pada materi perbandingan, menjadi tantangan bagi guru. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami informasi, memodelkan masalah, dan memilih rumus yang tepat. Untuk mengatasi hal ini, tim pengabdian dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau melaksanakan pelatihan bagi guru SD di Pekanbaru dengan memperkenalkan metode asosiasi garis sebagai solusi konkret. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru dalam menyelesaikan soal cerita perbandingan secara visual dan mudah dipahami. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan praktik langsung dengan contoh soal perbandingan senilai dan berbalik nilai. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dimana 70% guru yang awalnya tidak familiar dengan metode asosiasi garis menjadi mampu mengaplikasikannya. Kegiatan ini mendapat respon positif dari peserta dan diharapkan dapat diperluas ke sasaran yang lebih luas untuk mendukung pembelajaran matematika yang inovatif.







