Pengabdian Masyarakat Pendidikan Kesehatan Tentang Makanan Sehat Dan Tidak Sehat Pada Anak Di TK Aisyiyah VIII Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v5i7.2287Keywords:
Pendidikan Kesehatan, Makanan Sehat, Makanan Tidak Sehat, Anak Prasekolah, Promosi KesehatanAbstract
Anak usia prasekolah merupakan kelompok yang membutuhkan asupan gizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan secara optimal. Namun, masih banyak anak yang lebih menyukai makanan tidak sehat, seperti makanan ringan kemasan, permen, cokelat, mie instan, dan minuman manis, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak mengenai makanan sehat dan makanan tidak sehat melalui pendidikan kesehatan yang interaktif. Kegiatan dilaksanakan di TK Aisyiyah VIII Kota Bengkulu pada tanggal 28 November 2025 dengan sasaran 30 anak usia 4–6 tahun. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, permainan edukatif, pemutaran video edukasi, tanya jawab, serta penggunaan media poster, flashcard, dan lembar kerja anak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias. Sebanyak 27 dari 30 anak (90%) mampu mengelompokkan makanan sehat dan makanan tidak sehat dengan benar serta dapat menyebutkan berbagai contoh makanan sehat dan makanan tidak sehat sesuai materi yang diberikan. Selain itu, guru menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran anak mengenai pentingnya memilih makanan yang sehat sejak usia dini. Dengan demikian, pendidikan kesehatan menggunakan metode yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan anak terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang makanan sehat dan tidak sehat serta dapat menjadi upaya promotif dalam membentuk perilaku hidup sehat sejak dini.







