Pengaruh Intervensi Pendidikan Kesehatan Terhadap Kepatuhan Keluarga Pasien Dalam Melakukan Hand Hygiene Di Rsud Arifin Achmad Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2447Keywords:
Pendidikan Kesehatan, Hand Hygiene, Kepatuhan, Keluarga Pasien, Healthcare-Associated Infections (HAIs)Abstract
Hand hygiene merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah Healthcare Associated Infections (HAIs), namun kepatuhan keluarga pasien dalam menerapkannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam melakukan hand hygiene di Ruang Anggrek RSUD Arifin Achmad. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 75 keluarga pasien yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Intervensi diberikan melalui pendidikan kesehatan berupa ceramah, demonstrasi enam langkah hand hygiene, tanya jawab, dan media leaflet. Data dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori cukup patuh (93,3%) dan tidak patuh (6,7%). Setelah intervensi, kepatuhan meningkat menjadi kategori patuh sebanyak 42,7% dan cukup patuh 57,3%, tanpa responden yang tidak patuh. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -7,524 dengan p-value = 0,001 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari intervensi pendidikan kesehatan terhadap kepatuhan keluarga pasien dalam melakukan hand hygiene. Pendidikan kesehatan dapat dijadikan strategi untuk meningkatkan kepatuhan keluarga pasien dalam upaya pencegahan infeksi di rumah sakit.







