Penerapan Relaksasi Autogenik Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Dengan Abdominal Pain
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i6.2215Kata Kunci:
abdominal pain, nyeri, relaksasi autogenikAbstrak
Abdominal pain merupakan sensasi tidak menyenangkan dan terasa di setiap bagian abdomen yang merupakan pengalaman sensorik atau emosional yang berkaitan dengan kerusakan jaringan aktual atau fungsional. Penatalaksanaan untuk mengatasi nyeri akut terdiri dari terapi farmakologis dan non farmakologis, salah satu tindakan non farmakologis yaitu terapi relaksasi autogenik yang bisa digunakan untuk mengurangi sensasi nyeri karena bisa membantu pasien yang sedang mengalami ketegangan atau stres fisik dan psikologis yang bersifat ringan, atau sedang dengan menekankan pada latihan mengatur pikiran serta posisi yang rileks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan nyeri dengan terapi relaksasi autogenik pada pasien dengan abdominal pain. Merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan dalam penelitian ini adalah pasien abdominal pain sebanyak 2 pasien yang menjalani rawat jalan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Wonosari Gunungkidul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Peneliti menerapkan terapi relaksasi autogenik kepada kedua partisipan, yaitu selama 20 menit dan diulang 6 kali, setelah itu dilakukan observasi selama 10 menit. Adapun untuk menilai skala nyeri partisipan, peneliti mempergunakan Numeric Rating Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua partisipan mengalami penurunan ambang nyeri. Partisipan pertama dari skala nyeri 6 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan) Partisipan kedua dari skala nyeri 5 (sedang) menjadi skala nyeri 3 (ringan). Bahwa terjadi penurunan skala nyeri pada kedua pasien abdominal pain setelah menjalani terapi relaksasi autogenik.







