Perbedaan Pengetahuan Kesiapsiagaan Bencana Gempa Bumi Pada Anak Sekolah Melalui Intervensi Video Animasi
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i6.2233Keywords:
Pengetahuan, Kesiapsiagaan Gempa Bumi, Video AnimasiAbstract
Pengetahuan kesiapsiagaan gempa bumi pada siswa sekolah dasar masih rendah, sehingga diperlukan media edukasi yang efektif. Kesiapsiagaan memegang peranan penting untuk menghadapi potensi bahaya gempa bumi dan mencakup berbagai upaya yang disusun guna melindungi keselamatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan gempa bumi melalui media video animasi di SDN 88 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre Experiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V (62 orang) dengan teknik total sampling. Data primer diperoleh melalui kuesioner, sedangkan data sekunder dari pihak sekolah BMKG, dan BNPB. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan median pengetahuan sebelum intervensi sebesar 34,46 dan meningkat menjadi 76,39 setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi video animasi. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi melalui video animasi efektif meningkatkan pengetahuan kesiapsiagaan gempa bumi pada siswa sekolah dasar. Siswa diharapkan lebih aktif mencari informasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan, sedangkan pihak sekolah disarankan memberikan edukasi video animasi secara berkelanjutan, terutama bagi siswa dengan pengetahuan rendah.







