Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Makanan Lansia Hipertensi Di Puskesmas Wire
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2425Keywords:
Dukungan Keluarga, Kualitas Makanan, Lansia HipertensiAbstract
Hipertensi pada lansia merupakan masalah kesehatan yang banyak dijumpai dan salah satu faktor penting dalam pengendaliannya adalah kualitas makanan. Kualitas makanan lansia tidak terlepas dari peran dan dukungan keluarga, terutama dalam pemilihan, penyediaan, dan pengaturan pola makan sehari-hari. Kurangnya dukungan keluarga dapat berdampak pada pola makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan lansia hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas makanan pada lansia hipertensi di Puskesmas Wire.
Desain penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini berjumlah 98 lansia hipertensi, dengan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah dukungan keluarga dan variabel dependen kualitas makanan lansia hipertensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Perceived Social Support Family Scale (PSS-Fa) dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk menilai kualitas makanan. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar lansia hipertensi memperoleh dukungan keluarga yang baik dan memiliki kualitas makanan yang baik. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas makanan lansia hipertensi, dengan arah hubungan positif.
Keadaan lansia yang mengalami perubahan fisiologis akibat penuaan menjadikan kelompok usia yang paling rentan mengalami hipertensi. Dukungan keluarga menjadi faktor yang sangat penting karena keluarga berperan dalam membantu menyediakan kualitas makanan yang baik secara konsisten. Dengan adanya dukungan keluarga yang optimal, lansia mampu mempertahankan kualitas makanan yang lebih baik sehingga risiko komplikasi hipertensi dapat diminimalkan dan kualitas hidup dapat meningkat.







