Perbedaan Gambaran Massa Lemak Relatif Remaja Laki-Laki Dan Perempuan

Penulis

  • Rabia Program Studi Fisioterapi Program Diploma Tiga Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta
  • Nur Faidar Khusnul Khatimah
  • Immanuel Maulang
  • Mona Oktarina

Abstrak

Kegemukan dan obesitas dicirikan dengan adanya akumulasi lemak yang berlebihan dan abnormal yang mengganggu kesehatan. Peningkatan prevalensi remaja gemuk dan obesitas mendorong perlunya skrining untuk deteksi awal potensi timbulnya masalah kesehatan. Pengukuran persentase lemak tubuh membutuhkan alat yang mahal dan tidak mudah diakses oleh masyarakat. Massa lemak relatif merupakan formula baru pengukuran persentase lemak tubuh yang memiliki validitas mengimbangi alat ukur Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengidentifikasi perbedaan gambaran massa lemak relatif antara remaja laki-laki dan perempuan. Penelitian observasional desain potong lintang dilakukan pada 348 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) pada tahun 2020. Massa lemak relatif dihitung dengan rumus yang menggunakan lingkar pinggang dan tinggi badan. Interpretasi hasil massa lemak relatif akan dikategorikan menjadi kurus, normal, gemuk dan obesitas. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa prevalensi kegemukan dan obesitas ditemukan lebih tinggi pada remaja perempuan dibandingkan remaja laki-laki. Oleh karena itu, diperlukan perhatian khusus untuk strategi pencegahan dan penanganan dini kegemukan dan obesitas pada remaja perempuan.

Diterbitkan

2023-04-21

Cara Mengutip

Rabia, Nur Faidar Khusnul Khatimah, Immanuel Maulang, & Mona Oktarina. (2023). Perbedaan Gambaran Massa Lemak Relatif Remaja Laki-Laki Dan Perempuan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 2(3), 31–35. Diambil dari https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/283

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama