Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stress Kerja Pada Perawat Pelaksana Di Unit Rawat Jalan

Penulis

  • Erna Wahyu Wardani STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Eltanina Ulfameytalia Dewi STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Rista Islamarida STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Mamik STIKES Guna Bangsa Yogyakarta
  • Santoso STIKES Guna Bangsa Yogyakarta

Kata Kunci:

Beban Kerja, Stress Kerja, Perawat, Rawat Jalan

Abstrak

Fenomena penurunan angka kunjungan ke unit rawat jalan di masa pandemi ternyata justru meningkatkan beban kerja perawat di unit rawat jalan.  Pasien yang menghindari kunjungan karena ketakutan terpapar virusbaru datang berkunjung setelah perburukan sehingga justru akhirnya meningkatkan kebutuhan asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan beban kerja dan stress kerja di unit rawat jalan pada salah satu rumah sakit di Yogyakarta di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian kuantitatifanalitik dengan pendekatan potong lintang (cross sectional). Sampel adalah 50 perawat pelaksana di rawat jalan yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner elektronik tertutup dan data dianalisis dengan uji ranks spearman(rs). Analisis ranks spearman(rs) menunjukkan bahwa pada taraf signifikansidiperoleh nilai  sehingga  dan nilai rs=0,311. Hasil penelitian menyimpulkan adanya hubungan positif yang signifikan antara hubungan beban kerja dan stress kerja di unit rawat jalan.

Diterbitkan

2024-08-31

Cara Mengutip

Erna Wahyu Wardani, Eltanina Ulfameytalia Dewi, Rista Islamarida, Mamik, & Santoso. (2024). Hubungan Antara Beban Kerja Dengan Stress Kerja Pada Perawat Pelaksana Di Unit Rawat Jalan. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 3(8), 395–401. Diambil dari https://journal.mandiracendikia.com/index.php/JIK-MC/article/view/1383

Terbitan

Bagian

Articles