Determinasi Terjadinya Persalinan Prematur

Penulis

  • Dewi Taurisiawati Rahayu STIKES Karya Husada Kediri

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i2.2115

Kata Kunci:

Premature, Anemia, KPD

Abstrak

Persalinan prematur adalah kelahiran yang terjadi lebih awal, yaitu antara 20 hingga 37 minggu kehamilan. Pada tahun 2016, Indonesia menduduki urutan ke-7 dalam hal angka kematian anak di bawah lima tahun akibat komplikasi yang berkaitan dengan kelahiran prematur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki hubungan antara faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap terjadinya persalinan prematur di Puskesmas Kepung. Penelitian ini dilakukan antara bulan Maret 2024 - Mei  tahun 2025. Populasi adalah ibu bersalin premature sebanyak 50 ibu hamil. Metodologi yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Dari hasil penelitian didapatkan data bahwa sebagian besar responden tidak mengalami anemia  yaitu 43  responden (86%), dan  tidak mengalami KPD yaitu 41 responden (82%).

Diterbitkan

2026-02-04

Cara Mengutip

Dewi Taurisiawati Rahayu. (2026). Determinasi Terjadinya Persalinan Prematur. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 5(2), 14–19. https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i2.2115

Terbitan

Bagian

Articles