Pengaruh Kombinasi Inhalasi Aromaterapi Bergamot dan Mawar Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di RS Prima Husada Malang

Penulis

  • Meilinda Dwi Trisutanti STIKES Kendedes Malang
  • Eny Rahmawati STIKes Kendedes Malang
  • Nadhifah Rahmawati STIKes Kendedes Malang
  • Putu Sintya Arlinda Arsa STIKes Kendedes Malang

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i4.2177

Kata Kunci:

Aromaterapi, Mawar, Bergamot, Tekanan Darah, Hipertensi

Abstrak

Hipertensi merupakan penyakit yang telah banyak mengakibatkan terjadinya kematian. Prevalensi kejadiannya yang signifikan dan terus meningkat dari tahun ke tahun menjadikannya sebagai salah satu penyakit krdiovaskuler paling umum di masyarakat. Pengendalian hipertensi diperlukan untuk mencegah terjadinya berbagai komplikasi. Salah satunya terapi nonfarmakologi yang biasa digunakan adalah aromaterapi seperti halnya bergamot dan mawar. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment two group pretest-posttest dengan 64 responden yang dibagi dua kelompok: eksperimen (diberikan intervensi kombinasi inhalasi aromaterapi mawar dan bergamot) dan kontrol (diberikan intervensi amlodipine dan candesartan). Data tekanan darah diukur menggunakan tensimeter digital dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Sign Rank Test dan Mann-Whitney (α=0.05). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar kelompok eksperimen memiliki tekanan darah stadium 2 (sistolik 81.3%; diastolik 75%) sebelum pemberian intervensi, dan mayoritas menjadi normal (sistolik 59.4%; diastolik 71.9%) setelah pemberian intervensi. Selanjutnya, sebagian besar responden kelompok kontrol memiliki tekanan darah stadium 2 (sistolik 78.1%; diastolik 59.4%) sebelum pemberian intervensi, dan hampir setengahnya memiliki tekanan darah stadium 2 (masing-masing 43.8%) setelah pemberian intervensi. Uji statistik menunjukkan kombinasi aromaterapi berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik (p=0.005; p=0.003), demikian pula terapi farmakologi (p=0.000; p=0.000). Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok setelah intervensi (p=0.000) dimana terapi yang diberikan pada kelompok eksperimen lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah dibandingkan dengan terapi yang diberikan pada kelompok kontrol. Penelitian ini meinscayakan penggunaan terapi farmakologi (amlodipine dan candesartan) sebagai terapi utama dan nonfarmakologi (kombinasi inhalasi aromaterapi mawar dan bergamot) sebagai terapi tambahan bagi masyarakat yang menderita hipertensi untuk menurunkan tekanan darah tidak normal.

Diterbitkan

2026-04-09

Cara Mengutip

Meilinda Dwi Trisutanti, Eny Rahmawati, Nadhifah Rahmawati, & Putu Sintya Arlinda Arsa. (2026). Pengaruh Kombinasi Inhalasi Aromaterapi Bergamot dan Mawar Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pasien Hipertensi Di RS Prima Husada Malang. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 5(4), 28–44. https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i4.2177

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama