Peran Edukasi Kesehatan Dengan Video Dalam Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Penyelamatan Diri Saat Bencana Banjir
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i4.2188Kata Kunci:
Banjir, Edukasi kesehatan, Ibu hamil, VideoAbstrak
Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan, terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil. Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang penyelamatan diri saat bencana banjir dapat meningkatkan risiko cedera, komplikasi kehamilan, bahkan kematian. Edukasi kesehatan berbasis media video dinilai sebagai metode yang efektif dalam meningkatkan pemahaman karena mampu menstimulasi indera penglihatan dan pendengaran secara simultan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi kesehatan dengan media video dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penyelamatan diri saat bencana banjir. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Kuala Lempuing pada Februari-Maret 2026 dengan jumlah sampel 34 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test dengan tingkat signifikansi p < 0.05. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori cukup (50.0%) dan masih terdapat kategori kurang (14.7%). Setelah intervensi, mayoritas responden memiliki pengetahuan kategori baik (76.5%) dan tidak terdapat kategori kurang. Hasil uji statistik menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan ibu hamil (Z = 5.165; p = 0.000). Kesimpulan: Edukasi kesehatan menggunakan media video terbukti berpengaruh signifikan dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang penyelamatan diri saat bencana banjir. Media video dapat direkomendasikan sebagai media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dalam menghadapi bencana banjir.







