Gambaran Kualitas Tidur Mahasiswa Bekerja Pada Program Studi S1 Keperawatan Alih Jenjang Di Universitas 'Aisyiyah Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2376Kata Kunci:
Beban Kerja, Kualitas Tidur, Manajemen WaktuAbstrak
Latar belakang: Tidur merupakan sarana tubuh untuk memulihkan stamina secara optimal. Pembatasan tidur atau kualitas tidur yang buruk dikaitkan dengan konsekuensi kesehatan yang substansial. Kualitas tidur mahasiswa yang bekerja sangat dipengaruhi oleh beban ganda akademik dan pekerjaan, yang memicu stres dan waktu istirahat terbatas. Mahasiswa keperawatan yang bekerja seringkali harus menyeimbangkan antara tanggung jawab pekerjaan dan tugas akhir. Tujuan: Mengetahui gambaran kualitas tidur mahasiswa bekerja pada Program Studi S1 Keperawatan Alih Jenjang di Universitas 'Aisyiyah Surakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa alih jenjang yang bekerja pada Program Studi S1 Keperawatan Universitas 'Aisyiyah Surakarta sebanyak 81 orang, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar isian demografi dan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil: Kualitas tidur mahasiswa bekerja sebagian besar berada pada kategori baik (50,6%). Berdasarkan tujuh komponen PSQI, kualitas tidur subjektif sebagian besar cukup baik (51,9%), latensi tidur 16-30 menit (43,2%), durasi tidur < 5 jam (32,1%), efisiensi tidur > 85% (86,4%), gangguan tidur sekali seminggu (75,4%), penggunaan obat tidur tidak pernah (93,8%), dan disfungsi siang hari 2-3 kali seminggu (56,8%). Kesimpulan: Kualitas tidur mahasiswa yang bekerja pada Program Studi S1 Keperawatan Alih Jenjang di Universitas 'Aisyiyah Surakarta sebagian besar berada pada kategori baik, meskipun komponen durasi tidur dan gangguan tidur masih menjadi domain yang perlu ditingkatkan.







