Efektivitas Senam Yoga dan Senam Dismenorea Terhadap Intensitas Dismenorea pada Remaja Putri di SMPN 3 Maron

Penulis

  • Dwi Maria Mayangsari Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo
  • Riska Faraswati Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo
  • Yessy Nur Endah Universitas Hafshawaty Zainul Hasan Probolinggo

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2459

Kata Kunci:

Dismenorea, Senam Yoga, Senam Dismenorea, Remaja Putri, Nyeri Haid

Abstrak

Dismenorea merupakan masalah kesehatan reproduksi yang paling umum dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas akademik serta kualitas hidup. Terapi nonfarmakologis, seperti senam yoga dan senam dismenorea, dapat digunakan untuk mengurangi intensitas dismenorea. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efektivitas senam yoga dan senam dismenorea dalam menurunkan intensitas dismenorea pada remaja putri di SMPN 3 Maron tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimental dengan pretest-posttest with two group design dengan teknik purposive sampling. Populasi penelitian adalah remaja putri yang mengalami dismenorea, dengan jumlah partisipan sebanyak 30 orang yang dibagi sama rata ke dalam kelompok senam yoga dan kelompok senam dismenorea, masing-masing terdiri dari 15 partisipan.Intensitas nyeri diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test untuk melihat efektivitas dalam kelompok dan uji Mann-Whitney untuk membandingkan efektivitas antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan intensitas dismenorea yang signifikan pada kedua kelompok (p = 0,007). Pada kelompok senam yoga, rata-rata skor nyeri menurun dari 5,27 menjadi 3,07, sedangkan pada kelompok senam dismenorea menurun dari 5,47 menjadi 3,93. Hasil uji Mann–Whitney U menunjukkan adanya perbedaan efektivitas yang signifikan antara kedua kelompok (p = 0,007). Kelompok senam yoga memperoleh mean rank yang lebih rendah (11,43) dibandingkan kelompok senam dismenorea (19,57), sehingga menunjukkan bahwa senam yoga lebih efektif menurunkan intensitas dismenorea dibandingkan senam dismenorea.Kedua intervensi efektif dalam menurunkan intensitas dismenorea pada remaja putri. Namun, senam yoga terbukti lebih efektif dibandingkan senam dismenorea. Oleh karena itu, senam yoga direkomendasikan sebagai program kesehatan rutin di sekolah bagi siswi.

Diterbitkan

2026-09-25

Cara Mengutip

Dwi Maria Mayangsari, Riska Faraswati, & Yessy Nur Endah. (2026). Efektivitas Senam Yoga dan Senam Dismenorea Terhadap Intensitas Dismenorea pada Remaja Putri di SMPN 3 Maron. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 5(9), 981–992. https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2459

Terbitan

Bagian

Articles