Penyuluhan Kecacingan Pada Balita Dan Anak-Anak Di Posyandu Desa Cikeas Kabupaten Bogor Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v5i6.2229Kata Kunci:
Kecacingan, Edukasi kesehatan, BalitaAbstrak
Kecacingan atau soil-transmitted helminth (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang banyak ditemukan pada balita dan anak-anak di Indonesia akibat rendahnya perilaku hidup bersih dan sehat serta kurangnya edukasi kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan kecacingan pada balita dan anak-anak. Pokok bahasan yang diberikan meliputi pengertian kecacingan, gejala, cara penularan, dampak terhadap pertumbuhan anak, perilaku pencegahan, sanitasi lingkungan, serta penggunaan obat cacing secara berkala. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan ibu balita terkait upaya pencegahan dan penanganan kecacingan sehingga dapat mendukung terbentuknya perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan keluarga. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan dengan pendekatan edukatif melalui ceramah dan diskusi interaktif di Posyandu Sagitarius 2 Desa Cikeas, Kabupaten Bogor. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pretest dan posttest yang terdiri atas 10 pertanyaan kepada 18 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan pada hampir seluruh indikator setelah dilakukan edukasi. Peningkatan paling terlihat pada pemahaman mengenai penggunaan alas kaki saat bermain di tanah, pentingnya kebersihan diri, serta upaya pencegahan reinfeksi cacing. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis masyarakat efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam pencegahan kecacingan pada anak.







