Edukasi Dan Skrining Dini Risiko Depresi Mahasiswa Berdasarkan Indikator Beban Kehidupan
DOI:
https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v5i7.2262Kata Kunci:
Kesehatan Mental, Skrining Dini, Risiko Depresi, Beban Kehidupan, MahasiswaAbstrak
Kesehatan mental mahasiswa perlu mendapat perhatian karena beban kehidupan dapat meningkatkan risiko depresi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan mahasiswa mengenai kesehatan mental serta melaksanakan skrining dini risiko depresi berdasarkan indikator beban kehidupan. Kegiatan diikuti oleh 65 mahasiswa melalui tahapan edukasi, pengisian form skrining, pendampingan, dan evaluasi. Form skrining disusun berdasarkan delapan indikator, yaitu beban akademik, beban finansial, hubungan sosial, beban keluarga, kondisi pribadi, gaya hidup, masa depan, dan media sosial. Hasil skrining menunjukkan 6,15% peserta berada pada kategori normal, 27,69% risiko depresi ringan, 61,54% risiko depresi sedang, dan 4,62% risiko depresi berat. Kegiatan ini meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya deteksi dini dan diharapkan menjadi program preventif berkelanjutan untuk mendukung kesehatan mental di lingkungan perguruan tinggi.







