Penyuluhan Dan Pemberian Makanan Tambahan Bagi Anak Yang Menderita Stunting Di Dusun Lambalena Desa Rengggarasi Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka

Penulis

  • Maria Sofia Anita Aga Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela
  • Gabriel Mane Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela
  • Marianus Oktavianus Wega Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela
  • Maria Silvana Titu Akademi Keperawatan St. Elisabeth Lela

Kata Kunci:

Edukasi;, Makanan Tambahan;, Stunting ;

Abstrak

Penyebab utama stunting adalah kekurangan gizi kronis sejak bayi dalam kandungan hingga periode awal kehidupan anak (1000 hari setelah lahir) Stunting patut mendapat perhatian lebih karena dapat berdampak bagi kehidupan anak sampai tumbuh besar. Beberapa faktor yang mengakibatkan kekurangan gizi kronis, Stunting dapat memberikan dampak buruk pada anak, baik dalam bentuk  jangka pendek maupun jangka panjang Dampak jangka pendek stunting adalah terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, gangguan pada pertumbuhan fisiknya, serta gangguan metabolisme.Sedangkan, dampak jangka panjang stunting yang tidak segera ditangani adalah penurunan kemampuan kognitif otak, kekebalan tubuh melemah sehingga mudah sakit, dan memiliki risiko tinggi terkena penyakit metabolik, seperti kegemukan, penyakit jantung, dan penyakit pembuluh darah. Tujuan : memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa memberikan makanan tambahan bagi anak-anak stunting mempunyai manfaat penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak-anak di Dusun Lambalena, Desa Renggarasi. Metode : metode yang digunakan melalui survey mawas diri  dan observasi langsung serta proses persiapan planning of action. Hasil : penyuluhan tentang stunting dan pemberian makan tambahan  sebanyak 2 kali pada tanggal, 01 diposyandu lambalena dan tanggal 04 mey 2024 di posyandu detuoja ,  makanan yang diberikan berupa bubur kacang hijo, dan bolu kukus. Bayi balita stunting yang hadir di posyandu lambalena sebanyak 2 orang anak yang mendapatkan makanan tambahan, dan posyandu detuoja sebanyak 4 orang anak stunting yang mendapatkan makan  tambahan. Kesimpulan : Berdasarkan hasil kegiatan KKN/PKM 25 April -15 Mei tepatnya di Dusun Lambalena terdapat 6 anak yang stunting, berdasarkan hasil survei mawas diri yang dilakukan Faktor penyebabnya adalah  yaitu pola asuh orang tua (80%), jarak fasilitas kesehatan yang jauh (80%) , kebiasaan jajan sembarang. (60%). Saran : Diharapkan keluarga mampu memahami stunting dan lebih memperhatikan pola makan anak, dan pola asuh,

Diterbitkan

2024-06-30

Cara Mengutip

Maria Sofia Anita Aga, Gabriel Mane, Marianus Oktavianus Wega, & Maria Silvana Titu. (2024). Penyuluhan Dan Pemberian Makanan Tambahan Bagi Anak Yang Menderita Stunting Di Dusun Lambalena Desa Rengggarasi Kecamatan Tanawawo Kabupaten Sikka. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 3(6), 187–192. Diambil dari https://journal.mandiracendikia.com/index.php/pkm/article/view/1199

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama