Pengaruh Pemberian Kompres Temulawak Terhadap Tingkat Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Osteoarthritis

Penulis

  • Evi Royani STIKES Mitra Adiguna Palembang
  • Diana H. Soebyakto STIKES Mitra Adiguna Palembang

DOI:

https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v5i7.2280

Kata Kunci:

Kompres Temulawak, Nyeri, Lansia, Osteoarthritis

Abstrak

Gout Arthritis merupakan penyakit sendi yang ditandai dengan hiperurisemia atau peningkatan kadar asam urat dalam darah (Fidiya, 2020). Gangguan metabolisme yang berdasarkan gout adalah hiperurisemia yang didefinisikan sebagai peningkatan kadar asam urat lebih dari 7,0 ml/dl dan 6,0 mg/dl (Ilham, 2020). Gout Arthritis sering terjadi pada lansia, hal ini ditandai dengan hiperurisemia atau peningkatan asam urat di dalam badan seseorang. Indonesia termasuk negara dengan jumlah penderita Gout Arthritis terbanyak, dan penyakit ini banyak diderita oleh lanjut usia menurut (Fidiya, 2020) dalam buku (Arifuddin et al., 2024).. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi Sena Ergonomis terhadap Nyeri sendi pasien Gout di Posyandu Bina Sejahtera Palembang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasi partisipatif.  Hasil PKM menunjukkan bahwa terapi Senam ergonomis memberikan dampak positif, seperti peningkatan fleksibilitas, koordinasi, dan kekuatan tangan setelah dilakukan secara rutin selama satu minggu

Diterbitkan

2026-07-21

Cara Mengutip

Evi Royani, & Diana H. Soebyakto. (2026). Pengaruh Pemberian Kompres Temulawak Terhadap Tingkat Nyeri Sendi Pada Lansia Dengan Osteoarthritis. Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 5(7), 115–121. https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v5i7.2280

Terbitan

Bagian

Articles