Psikoedukasi Kesehatan Seksual Dan Mental Remaja Melalui Wadah Pendidikan Digital Di Kota Batam
DOI:
https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v5i9.2426Kata Kunci:
Digitalisasi, Psikoedukasi, Remaja, Self Esteem, SeksualitasAbstrak
Remaja merupakan salah satu fase dalam kehidupan manusia yang memiliki pola perkembangan yang cukup kompleks baik dari segi fisik maupun psikologis. Berbagai
tantangan yang dihadapi pada masa remaja dapat mempengaruhi kesehatan mental remaja baik dari faktor internal maupun eksternal. Dengan adanya psikoedukasi berbasis digital diharapkan adanya peningkatan pengetahuan yang akhirnya akan memmpengaruhi respon remaja terhadap gangguan Kesehatan mental. Gangguan mental tidak hanya berdampak jangka panjang tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan seksual. Dampaknya tidak hanya melibatkan fungsi biologis, tetapi juga perilaku seksual yang berisiko seperti Seks bebas, Kehamilan yang tidak diinginkan, Aborsi, HIV penyimpangan seksual. dampak lanjutan dari perilaku tersebut dapat menyebabkan Kecemasan dan Stres yang berlebihan.Kegiatan Pengabdian masyarakat ini berupa psikoedukasi oleh Psikolog untuk mengukur sejauh mana pengetahuan remaja bisa mempengaruhi cara merespon terhadap kondisi mental dan seksual remaja dan pada kegiatan ini terjadi peningkatan pengetahuan remaja. Hasil Pengabdian didapatkan hasil setelah diberikan penyuluhan terkait materi Kesehatan mental dan seksual remaja, nilai post test pada kategori tingkat pengetahuan baik meningkat menjadi 20 orang ( 7,8 %), tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 orang ( 5,49 %) dan Pengetahuan Kurang berkurang menjadi 5 orang (1,95%)







