Persepsi Akseptor Pada Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di Puskesmas Tuban

Authors

  • Tri Wahyu Setiyowati Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Teresia Retna Puspitadewi Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Yasin Wahyurianto Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
  • Roudlotul Jannah Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2367

Keywords:

Persepsi, Akseptor, Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP)

Abstract

Secara nasional program KB di Indonesia  diarahkan ke metode kontrasepsi jangka Panjang (MKJP) dibandingkan non-MKJP karena dianggap lebih efektif, efisien, aman, dan ekonomis. Namun kenyataannya penggunaan MKJP masih lebih rendah dibandingkan non-MKJP. Meskipun demikian, terdapat akseptor yang telah menggunakan MKJP dengan berbagai persepsi yang dimiliki. Persepsi tersebut dapat mempengaruhi keberlanjutan penggunaan serta kepuasan akseptor terhadap MKJP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Persepsi akseptor pada pemakaian metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Puskesmas Tuban. Desain penelitian ini deskriptif dengan  pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor MKJP yang mendapatkan pelayanan KB di Puskesmas Tuban pada bulan Desember 2025 s/d Februari 2026 yaitu sebanyak 94 akseptor, dengan sampel sebanyak 76 akseptor yang diambil menggunakan teknik simple random  sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dengan 24 pernyataan yang mencakup pengetahuan, keyakinan, sikap, sarana dan kemudahan akses, dukungan tenaga kesehatan dan keluarga. Analisis data dilakukan secara  univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar akseptor memiliki persepsi yang baik terhadap pemakaian MKJP, meskipun akseptor dengan persepsi cukup hingga kurang masih ditemukan. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi akseptor memiliki peranan penting dalam mendukung penerimaan serta keberlanjutan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang. Dapat disimpulkan bahwa persepsi akseptor pada pemakaian MKJP di wilayah kerja Puskesmas Tuban sebagian besar dalam kategori baik. Oleh karena itu, diperlukan edukasi dan konseling secara berkelanjutan oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman serta persepsi positif akseptor terhadap MKJP.

Downloads

Published

2026-09-06

How to Cite

Tri Wahyu Setiyowati, Teresia Retna Puspitadewi, Yasin Wahyurianto, & Roudlotul Jannah. (2026). Persepsi Akseptor Pada Pemakaian Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Di Puskesmas Tuban. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 5(9), 210–219. https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2367

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6 7 > >>