Hubungan Lama Menderita Ulkus Diabetikum Dengan Tingkat Resiliensi Pada Penderita Ulkus Diabetikum Di Wilayah Kerja Puskesmas Condong Kabupaten Probolinggo

Penulis

  • Septian Agung Wijaya Universitas hafshawaty Zainul Hasan
  • Dodik Hartono Universitas hafshawaty Zainul Hasan
  • Ainul Yaqin Salam Universitas hafshawaty Zainul Hasan

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2409

Kata Kunci:

Lama Menderita, Resiliensi, Ulkus Diabetikum

Abstrak

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis diabetes mellitus yang tidak hanya menyebabkan gangguan fisik, tetapi juga berdampak pada kondisi psikologis penderita. Semakin lama ulkus diderita, semakin besar risiko terjadinya penurunan resiliensi yang dapat menghambat proses penyembuhan dan menurunkan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan lama menderita ulkus diabetikum dengan tingkat resiliensi pada penderita ulkus diabetikum. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 57 pasien ulkus diabetikum, dengan sampel sebanyak 51 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi dan kuesioner resiliensi the connor davidson resilience scale (CD-RISC) yang sudah diuji validitas dan reliabilitas.  Analisis data menggunakan uji spearman’s rho. Penelitian ini telah memperoleh persetujuan etik nomor 211/KEPK-UNHASA/V/2026. Hasil penelitian menunjukkan lama menderita ulkus diabetikum terbanyak yaitu >6 bulan sebanyak 33 responden (64,7%), dan tingkat resiliensi rendah sebanyak 27 responden (52,9%). Hasil uji Spearman’s rho menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara lama menderita ulkus diabetikum dengan tingkat resiliensi pada penderita ulkus diabetikum dengan nilai p value =0,001; r=0,663. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama penderita hidup dengan ulkus diabetikum, semakin baik tingkat resiliensinya karena pasien telah melalui proses adaptasi terhadap perubahan fisik dan psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan resiliensi perlu didukung melalui edukasi, pendampingan psikososial, dan dukungan keluarga sebagai bagian dari asuhan keperawatan holistik.

Diterbitkan

2026-09-12

Cara Mengutip

Septian Agung Wijaya, Dodik Hartono, & Ainul Yaqin Salam. (2026). Hubungan Lama Menderita Ulkus Diabetikum Dengan Tingkat Resiliensi Pada Penderita Ulkus Diabetikum Di Wilayah Kerja Puskesmas Condong Kabupaten Probolinggo. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 5(9), 571–584. https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2409

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >>