Hubungan Tingkat Aktivitas Selama Hospitalisasi Dengan Kejadian Plebitis Pada Anak Usia 1-5 Tahun Yang Terpasang Infus Di Ruang Anak RSIA Fatimah Kraksaan
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2435Kata Kunci:
Aktivitas Selama Hospitalisasi, Anak, Plebitis, Terapi Intravena, VIP ScoreAbstrak
Hospitalisasi pada anak usia 1-5 tahun dapat membatasi aktivitas fisik, namun pada anak usia tersebut cenderung tetap aktif bergerak. Kondisi ini menjadi perhatian ketika anak terpasang infus karena anak belum mampu mempertahankan posisi ekstremitas tetap stabil. Aktivitas yang berlebihan dapat menyebabkan gesekan antara kateter dengan dinding vena sehingga memicu iritasi dan inflamasi yang berpotensi menyebabkan plebitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat aktivitas selama hospitalisasi dengan kejadian plebitis pada anak usia 1-5 tahun yang terpasang infus di Ruang Anak RSIA Fatimah Kraksaan.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi semua pasien rawat inap anak pada tanggal 09-22 Juli 2026, sampel sebanyak 37 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan observasi, setelah itu data diolah dan dianalisis menggunakan IBM SPSS. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman's rho. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar tingkat aktivitas dengan kategori sedang sejumlah 30 anak (81,1%). Berdasarkan Visual Infusion Plebitis Score, mayoritas responden berada pada Score 0 (Tidak Plebitis) dan 1 (Gejala awal plebitis), masing-masing sejumlah 14 anak (37,8%). Hasil uji Spearman's rho menunjukkan r = 0,153 dengan p = 0,367, sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas selama hospitalisasi dengan kejadian plebitis. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat aktivitas selama hospitalisasi dengan kejadian plebitis. Diharapkan perawat tetap memantau area pemasangan infus menggunakandan memberikan edukasi kepada orang tua tentang tanda-tanda awal plebitis.







