Kemampuan Anggota Palang Merah Remaja Pada Penanganan Dan Penatalaksanaan Perawatan Luka Dan Perdarahan Di SMAN 1 Rejoso
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i8.2308Keywords:
Kemampuan, PMR, Perawatan Luka, PerdarahanAbstract
Palang Merah Remaja (PMR) merupakan sebuah wadah untuk pembinaan dan pengembangan anggota remaja Palang Merah Indonesia (PMI) di sekolah dan lembaga pendidikan formal melalui berbagai aktivitas eksrtakurikuler. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan anggota PMR dalam penanganan dan penatalaksanaan perawatan luka dan perdarahan. Desain penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini semua anggota PMR berjumlah 46 responden, sampel penelitian seluruh anggota PMR sejumlah 46 responden, teknik sampel menggunakan “ total sampling”. Penelitian ini menggunakan variabel tunggal yaitu Kemampuan Anggota PMR Pada Penanganan Dan Penatalaksanaan Perawatan Luka Dan Perdarahan. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisa dengan rumus persentase dan diinterpretasikan secara kuantitatif. Hasil penelitian dari 46 responden, sebagian besar responden yaitu 32 responden (70%) memiliki kemampuan tinggi, hampir setengah dari responden yaitu 14 responden (30%) memiliki kemampuan sedang. Tingkat kemampuan dipengaruhi beberapa faktor umum yaitu jurusan, jenis kelamin, usia, kemampuan, pernah melakukan penanganan, pernah mendapatkan informasi, dan sumber informasi. Sebagian besar responden memiliki kemampuan tinggi, dan diharapkan bagi anggota PMR mampu melakukan dan meningkatkan kemampuan dalam penanganan dan penatalaksanaan perawatan luka dan perdarahan yang baik dan benar, serta dapat menjadi panutan bagi siswa yang lain dalam melakukan pertolongan pertama.







