Pengaruh Aplikasi Maimo-Tensi Terhadap Tingkat Pengetahuan Masyarakat Dalam Pengelolaan Hipertensi Di Wilayah Pesisir Buton Selatan
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i8.2369Keywords:
Aplikasi Maimo-Tensi, Hipertensi, Pengetahuan, Edukasi DigitalAbstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dan dapat menyebabkan berbagai komplikasi apabila tidak dikelola dengan baik. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, pencegahan, dan pengelolaan hipertensi dapat memengaruhi perilaku dalam pengendalian tekanan darah. Pemanfaatan media edukasi berbasis digital menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi Maimo-Tensi terhadap tingkat pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan hipertensi di wilayah pesisir Buton Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan pengelolaan hipertensi sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui aplikasi Maimo-Tensi, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup sebanyak 17 orang (56,6%), sedangkan setelah diberikan intervensi aplikasi Maimo-Tensi sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 25 orang (83,3%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Maimo-Tensi dapat meningkatkan tingkat pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan hipertensi di wilayah pesisir Buton Selatan. Aplikasi Maimo-Tensi dapat menjadi salah satu media edukasi kesehatan berbasis digital dalam mendukung upaya promotif dan preventif pengendalian hipertensi.







