Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji Dengan Kejadian Dismenorea Pada Remaja Putri Di SMK Migas Muhammadiyah Cilacap
Kata Kunci:
Dismenorea, Makanan cepat saji, Remaja putriAbstrak
Dismenorea merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan dismenorea adalah kebiasaan konsumsi makanan cepat saji. Tujuan: Mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di SMK Migas Muhammadiyah Cilacap. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 remaja putri yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk mengukur kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dan Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur tingkat nyeri dismenorea. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil: Sebanyak 53 responden (57,0%) memiliki kebiasaan konsumsi makanan cepat saji kategori rendah dan 40 responden (43,0%) kategori tinggi. Sebagian besar responden mengalami dismenorea dengan tingkat nyeri sedang sebanyak 48 responden (51,6%). Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai ρ = 0,227 dan p-value = 0,029 (p < 0,05), sehingga terdapat hubungan positif yang signifikan antara kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian dismenorea. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan konsumsi makanan cepat saji dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di SMK Migas Muhammadiyah Cilacap dengan kekuatan hubungan lemah dan arah positif.







