Hubungan Penyuluhan Program Generasi Berencana (GENRE) Dengan Kejadian Pernikahan Dini Di Kecamatan Maron
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2461Keywords:
Penyuluhan GENRE, Pernikahan Dini, RemajaAbstract
Pernikahan dini masih menjadi permasalahan kesehatan dan sosial yang banyak terjadi di Indonesia, termasuk di Kecamatan Maron. Rendahnya pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi dan pendewasaan usia perkawinan menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya pernikahan dini. .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Penyuluhan Program Generasi Berencana (GENRE) dengan kejadian pernikahan dini di Kecamatan Maron. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasangan nikah dini yang belum hamil dan datang ke Balai KB Kecamatan Maron. Sampel penelitian sebanyak 30 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah Penyuluhan Program GENRE, sedangkan variabel dependen adalah kejadian pernikahan dini. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Hasil uji statistik Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,021, sehingga p-value < α (0,021 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik paparan Penyuluhan Program GENRE yang diterima remaja, maka semakin rendah kejadian pernikahan dini.







