Pemberdayaan Remaja Putri Dalam Penatalaksanaan Anemia Dan Pre Menstrual Syndrome (PMS) Dengan Puding Kelor Jagung Manis (PUKEMA) Di SMPIT Nurul Hasby Purwamekar Karawang

Penulis

  • Jenny Anna Siauta Universitas Nasional
  • Mardianti Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Irna Trisnawati Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Ari Antini Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Rahayu Pertiwi Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Rahayu Dwikanthi Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Mimin Rusmiati Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • N.Unirah A.Sadeli Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Irma Damayanti Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional
  • Irni Indriani Program Studi Pendidikan Profesi Bidan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Nasional

DOI:

https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v4i12.2066

Kata Kunci:

Remaja Putri, Anemia, Premenstrual, Syndrom, Daun Kelor

Abstrak

Kesehatan remaja putri sangat menentukan kualitas generasi berikutnya, karena remaja putri merupakan calon ibu di masa depan. Anemia didefiniskan sebagai berkurangnya konsentrasi hemoglobin  dalam  eritrosit  sehingga  tidak  mencukupi untuk  kebutuhan  fisiologis  dalam  tubuh. Remaja putri mengalami menstruasi yang dapat menyebabkan terjadinya anemia dan beberapa gangguan salah satunya yaitu Pre menstrual Syndrome (PMS). Penyebab munculnya gejala-gejala PMS masih belum diketahui secara pasti tetapi perubahan hormonal, prostaglandin, diet, obat-obatan dan gaya hidup merupakan beberapa faktor penyebab munculnya PMS yang dapat mempengaruhi kerja hormon serotonin di otak. Salah satu bahan makanan alam yang mengandung Zat besi, Kalsium dan Vitamin C cukup tinggi adalah daun Kelor. Pengetahuan remaja puteri terhadap penatalaksanaan anemia masih rendah, sehingga berdampak pada kualitas hidup remaja dan prevalensi angka kejadian anemia pada remaja putri  Pemberian penyuluhan dan cara membuat puding kelor dan jagung manis telah terlaksana dengan hasil peningkatan pengetahuan sebesar 18 poin dan perubahan sikap menjadi lebih termotivasi untuk rutin minum tablet tambah darah sebesar 25 poin, serta remaja putri memahami alternative pengolahan daun kelor dengan olahan pudding kelor jagung manis, selanjutnaya remaja putri memahami cara mengatasi nyeri PMS dengan teknik alternative berupa akupresure. Bidan sebagai ujung tombak layanan dikomunitas diharapkan selalu meningkatkan kualitas layanan terutama terhadap kesehatan remaja putri.

Diterbitkan

2026-01-05

Cara Mengutip

Jenny Anna Siauta, Mardianti, Irna Trisnawati, Ari Antini, Rahayu Pertiwi, Rahayu Dwikanthi, Mimin Rusmiati, N.Unirah A.Sadeli, Irma Damayanti, & Irni Indriani. (2026). Pemberdayaan Remaja Putri Dalam Penatalaksanaan Anemia Dan Pre Menstrual Syndrome (PMS) Dengan Puding Kelor Jagung Manis (PUKEMA) Di SMPIT Nurul Hasby Purwamekar Karawang . Jurnal Pengabdian Masyarakat Mandira Cendikia, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.70570/jpkmmc.v4i12.2066

Terbitan

Bagian

Articles