Pengetahuan Remaja Tentang Tablet Tambah Darah Dengan Penggunaan Tablet Tambah Darah Di MAN 1 Tuban
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2402Kata Kunci:
Pengetahuan Remaja, Tablet Tambah Darah, PenggunaanAbstrak
Latar Belakang : Anemia dikategorikan sebagai salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi pada kelompok remaja putri. Permasalahan yang kerap dihadapi oleh kelompok remaja dengan penggunaan tablet tambah darah secara konsisten hingga saat ini masih belum sepenuhnya diterapkan oleh kalangan remaja. Risiko terjadinya anemia dapat ditekan dengan melalui pemberian dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara teratur.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja mengenai Tablet Tambah Darah dengan penggunaanya di MAN 1 Tuban.
Metode : Rancangan pada penelitian ini menggunakan metode korelasional dengan melalui pendekatan cross-sectional. Penelitian melibatkan populasi sebanyak 230 siswi kelas XI MAN 1 Tuban, yang kemudian disaring menjadi 146 responden sebagai sampel dengan melalui teknik simple random sampling.
Hasil : Data penelitian ini menunjukan bahwa tingkat pengetahuan serta perilaku dalam penggunaan Tablet tambah darah pada sebagian besar remaja di MAN 1 Tuban berada dalam kategori baik. Hasil analisis bivariat turut mengonfirmasi bahwa kedua variabel tersebut memiliki hubungan yang signifikan (p-value< 0,04).
Kesimpulan : Pengetahuan remaja putri mengenai tablet tambah darah (TTD) memiliki hubungan searah dengan penggunaan TTD tersebut. Berdasarkan hal tersebut, penguatan edukasi serta promosi kesehatan terkait TTD menjadi langkah yang penting dalam mengoptimalkan tingkat kepatuhan konsumsinya.







