Gambaran Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Anak Thalassemia Dalam Mengikuti Terapi Transfusi Darah Di RSUD Arifin Achmad
DOI:
https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i9.2470Kata Kunci:
Akses Pelayanan Kesehatan, Dukungan Keluarga, Kepatuhan, Pengetahuan Orang Tua, ThalassemiaAbstrak
Thalasemia merupakan kelainan darah herediter yang menyebabkan gangguan pembentukan hemoglobin sehingga penderita memerlukan terapi transfusi darah secara rutin sepanjang hidup. Kepatuhan dalam menjalani terapi transfusi darah sangat penting untuk mempertahankan kadar hemoglobin dan mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan anak thalasemia dalam mengikuti terapi transfusi darah di RSUD Arifin Achmad. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif dan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 63 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua sebagian besar berada pada kategori baik sebanyak 32 responden (50,8%), dukungan keluarga pada kategori baik sebanyak 36 responden (57,1%), akses pelayanan kesehatan pada kategori cukup sebanyak 32 responden (50,8%), dan kepatuhan anak dalam mengikuti terapi transfusi darah pada kategori baik sebanyak 32 responden (50,8%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki pengetahuan yang baik, memperoleh dukungan keluarga yang baik, memiliki akses pelayanan kesehatan yang cukup, serta anak menunjukkan kepatuhan yang baik dalam mengikuti terapi transfusi darah.







