Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta

Penulis

  • Ervita Dinar Ekawati Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Norman Wijaya Gati Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Suyatno RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i5.2207

Kata Kunci:

Pasien Skizofrenia, Halusinasi Pendengaran, Terapi musik Mozart

Abstrak

Kesehatan jiwa dikenal dengan istilah orang dengan gangguan jiwa Gangguan jiwa di Indonesia mencapai 15,3% dari 259,9 juta jiwa penduduk Indonesia. Pada tahun Maret 2022 sampai dengan Januari 2023 tercatat sebanyak 40.475 pasien. Dan berdasarkan data rekam medis pada bulan Januari 2024 di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta, tercatat sebanyak 4.471 pasien mengalami skizofrenia. Tujuan: Mengetahui hasil penerapan terapi musik Mozart untuk mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. Metode: Penerapan dilakukan dengan metode deskriptif studi kasus. Pengukuran pada penelitian ini menggunakan Kuesioner AHRS pretest-posttest kepada 2 responden pada pasien skizofrenia selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali sehari selama 10-15 menit. Hasil: Berdasarkan hasil penerapan yang sudah dilakukan, terdapat penurunan dan perkembangan kontrol halusinasi sebelum dan sesudah dilakukan penerapan terapi musik Mozart. Kesimpulan: Terapi musik Mozart dapat dijadikan sebagai salah satu teknik non-farmakologis atau intervensi mandiri pada skizofrenia dalam mengontrol halusinasi pendengaran.

Diterbitkan

2026-05-07

Cara Mengutip

Ervita Dinar Ekawati, Norman Wijaya Gati, & Suyatno. (2026). Penerapan Terapi Musik Klasik Terhadap Pasien Skizofrenia Dengan Halusinasi Pendengaran Di RSJD Dr. Arif Zainudin Surakarta. Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia, 5(5), 9–23. https://doi.org/10.70570/jikmc.v5i5.2207

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>